130. Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memakan riba*(144) dengan berlipat ganda dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung!— الترجمة الإندونيسية - شركة سابق
*144). Yang dimaksud riba di sini ialah riba nasī`ah. Menurut sebagian besar ulama bahwa riba nasī`ah itu selamanya haram, walaupun tidak berlipat ganda.
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba228 dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan.— الترجمة الإندونيسية - المجمع
228. Yang dimaksud "riba" di sini ialah riba nasī`ah. Menurut sebagian besar ulama bahwa riba nasī`ah itu selamanya haram, walaupun tidak berlipat ganda. Lihat selanjutnya catatan kaki nomor 174.
130. Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda 144) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.— الترجمة الإندونيسية - وزارة الشؤون الإسلامية
144) Yang dimaksud riba di sini ialah riba nasiah. Menurut sebagian besar ulama bahwa riba nasiah itu selamanya haram, walaupun tidak berlipat ganda.
130. Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan mengikuti Rasul-Nya, hindarilah mengambil riba sebagai tambahan yang berlipat ganda atas modal yang kalian pinjamkan, seperti yang dilakukan oleh orang-orang jahiliyah. Dan takutlah kalian kepada Allah dengan cara menjalankan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya, agar kalian mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat yang kalian inginkan.— الترجمة الإندونيسية للمختصر في تفسير القرآن الكريم
— Indonesian - Indonesian translationيَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَأۡكُلُواْ ٱلرِّبَوٰٓاْ أَضۡعَٰفٗا مُّضَٰعَفَةٗۖ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَWahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.