4. dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang permulaan.*(911)
*911). Akhir perjuangan Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- itu akan menjumpai kemenangan-kemenangan, sedang permulaannya penuh dengan kesulitan-kesulitan. Ada pula sebagian mufassir yang mengartikan ākhirat dengan “kehidupan akhirat” beserta segala kesenangannya dan ūlā dengan arti “kehidupan dunia”.
— الترجمة الإندونيسية - شركة سابق
dan sesungguhnya akhir itu lebih baik bagimu dari permulaan1583.
1583. Maksudnya ialah bahwa akhir perjuangan Nabi Muhammad Ṣallallāhu ʻAlaihi wa Sallam itu akan menjumpai kemenangan-kemenangan, sedang permulaannya penuh dengan kesulitan-kesulitan. Ada pula sebagian ahli tafsir yang mengartikan akhirāh dengan "kehidupan akhirat" beserta segala kesenangannya dan ūlā dengan arti "kehidupan dunia ".
— الترجمة الإندونيسية - المجمع
4. dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang permulaan.911)
*911) Akhir perjuangan Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- itu akan menjumpai kemenangan-kemenangan, sedang permulaannya penuh dengan kesulitan-kesulitan. Ada pula sebagian mufasir yang mengartikan ākhiratu dengan "kehidupan akhirat" beserta segala kesenangannya dan ūlā dengan arti "kehidupan dunia".
— الترجمة الإندونيسية - وزارة الشؤون الإسلامية
4. Dan sungguh kehidupan Akhirat lebih baik bagimu daripada kehidupan dunia, karena kenikmatan abadi yang tidak terputus di Akhirat.
— الترجمة الإندونيسية للمختصر في تفسير القرآن الكريم
وَلَلۡأٓخِرَةُ خَيۡرٞ لَّكَ مِنَ ٱلۡأُولَىٰ

dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu dari yang permulaan.

— Indonesian - Indonesian translation