32. Wahai istri-istri Nabi! Kamu tidak seperti perempuan-perempuan yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk (melemah lembutkan suara)*(677) dalam berbicara sehingga bangkit nafsu orang yang ada penyakit dalam hatinya,**(678) dan ucapkanlah perkataan yang baik.— الترجمة الإندونيسية - شركة سابق
*677). Berbicara dengan sikap yang menimbulkan orang bertindak yang tidak baik terhadap mereka. **678). Orang yang mempunyai niat berbuat serong dengan perempuan seperti melakukan zina.
Hai istri-istri nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk 1214 dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya 1215 , dan ucapkanlah perkataan yang baik,— الترجمة الإندونيسية - المجمع
1214. Maksud "tunduk di sini" ialah berbicara dengan sikap yang menimbulkan keberanian orang bertindak yang tidak baik terhadap mereka.
1215. Maksud "dalam hati mereka ada penyakit" ialah orang yang mempunyai niat berbuat serong dengan wanita, seperti melakukan zina.
32. Wahai istri-istri Nabi! Kamu tidak seperti perempuan-perempuan yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk (melemah lembutkan suara)677) dalam berbicara sehingga bangkit nafsu orang yang ada penyakit dalam hatinya,678) dan ucapkanlah perkataan yang baik,— الترجمة الإندونيسية - وزارة الشؤون الإسلامية
*677) Berbicara dengan sikap yang menimbulkan orang bertindak yang tidak baik terhadap mereka. 678) Orang yang mempunyai niat berbuat serong dengan perempuan seperti melakukan zina.
32. Wahai istri-istri Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-! Kalian tidaklah seperti wanita-wanita lain dalam hal keutamaan dan kemuliaan, akan tetapi dalam hal keutamaan dan kemuliaan ini kalian berada pada tingkat yang tidak bisa dicapai oleh wanita selain kalian, apabila kalian menaati perintah Allah dan menjauhilarangan-Nya. Maka janganlah kalian mengintonasikan ucapan dan menipiskan suara, saat kalian sedang berbicara dengan orang-orang asing dari kalangan lelaki, sehingga orang-orang yang di dalam hati mereka terdapat penyakit nifak dan syahwat yang haram menjadi bangkit karena hal itu. Dan ucapkanlah ucapan yang jauh dari keraguan, dengan menjadikan ucapan tersebut serius, tidak ada main-main, sekedar yang diperlukan saja.— الترجمة الإندونيسية للمختصر في تفسير القرآن الكريم
— Indonesian - Indonesian translationيَٰنِسَآءَ ٱلنَّبِيِّ لَسۡتُنَّ كَأَحَدٖ مِّنَ ٱلنِّسَآءِ إِنِ ٱتَّقَيۡتُنَّۚ فَلَا تَخۡضَعۡنَ بِٱلۡقَوۡلِ فَيَطۡمَعَ ٱلَّذِي فِي قَلۡبِهِۦ مَرَضٞ وَقُلۡنَ قَوۡلٗا مَّعۡرُوفٗاWahai istri-istri Nabi! Kamu tidak seperti perempuan-perempuan yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk (melemah lembutkan suara) dalam berbicara sehingga bangkit nafsu orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik.