68. Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan kepada Allah atau orang yang mendustakan yang haq*(631) ketika (yang haq) itu datang kepadanya? Bukankah dalam neraka Jahanam ada tempat bagi orang-orang kafir?— الترجمة الإندونيسية - شركة سابق
*631). Mendustakan kenabian Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-.
Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kedustaan terhadap Allah atau mendustakan yang hak 1160 tatkala yang hak itu datang kepadanya? Bukankah dalam neraka Jahanam itu ada tempat bagi orang-orang yang kafir?— الترجمة الإندونيسية - المجمع
1160. Maksudnya, mendustakan kenabian Nabi Muhammad Ṣallallāhu ʻAlaihi wa Sallam.
68. Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan kepada Allah atau orang yang mendustakan yang hak631) ketika (yang hak) itu datang kepadanya? Bukankah dalam neraka Jahanam ada tempat bagi orang-orang kafir?— الترجمة الإندونيسية - وزارة الشؤون الإسلامية
*631) Mendustakan kenabian Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-.
68. Tidak ada seorangpun yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan dusta atas Allah dengan mengadakan sekutu bagi-Nya, atau mendustakan kebenaran yang dibawa oleh Rasul-Nya. Tidak disangsikan bahwa Neraka Jahanam adalah tempat bagi orang-orang kafir dan yang semisal dengan mereka.— الترجمة الإندونيسية للمختصر في تفسير القرآن الكريم
— Indonesian - Indonesian translationوَمَنۡ أَظۡلَمُ مِمَّنِ ٱفۡتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبًا أَوۡ كَذَّبَ بِٱلۡحَقِّ لَمَّا جَآءَهُۥٓۚ أَلَيۡسَ فِي جَهَنَّمَ مَثۡوٗى لِّلۡكَٰفِرِينَDan siapakah yang lebih zhalim dari-pada orang yang mengada-adakan kebohongan kepada Allah atau orang yang mendustakan yang hak ketika (yang hak) itu datang kepadanya? Bukankah dalam neraka Jahanam ada tempat bagi orang-orang kafir?