147. Dan tidak lain ucapan mereka hanyalah doa, “Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebihan*(149) (dalam) urusan kami dan teguhkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir.”— الترجمة الإندونيسية - شركة سابق
*149). Melampaui batas-batas hukum yang telah ditetapkan Allah Subhānahu wata'āla.
Tidak ada doa mereka selain ucapan, "Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami235, dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir".— الترجمة الإندونيسية - المجمع
235. Yaitu melampaui batas-batas hukum yang telah ditetapkan Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā.
147. Dan tidak lain ucapan mereka hanyalah doa, "Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebihan (dalam) urusan kami149) dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir."— الترجمة الإندونيسية - وزارة الشؤون الإسلامية
149) Melampaui batas-batas hukum yang telah ditetapkan Allah -Subḥānahu wata'ālā-.
147. Tidak ada yang diucapkan oleh orang-orang yang sabar itu tatkala mereka ditimpa ujian kecuali doa mereka, “Ya Rabb kami, ampunilah dosa-dosa kami dan kelancangan kami dalam melanggar batas-batas urusan kami. Teguhkanlah hati kami ketika kami berjumpa dengan musuh kami. Dan tolonglah kami untuk mengalahkan orang-orang yang kafir kepada-Mu.”— الترجمة الإندونيسية للمختصر في تفسير القرآن الكريم
— Indonesian - Indonesian translationوَمَا كَانَ قَوۡلَهُمۡ إِلَّآ أَن قَالُواْ رَبَّنَا ٱغۡفِرۡ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسۡرَافَنَا فِيٓ أَمۡرِنَا وَثَبِّتۡ أَقۡدَامَنَا وَٱنصُرۡنَا عَلَى ٱلۡقَوۡمِ ٱلۡكَٰفِرِينَDan tidak lain ucapan mereka hanyalah doa, “Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebihan (dalam) urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir.”