66. Begitulah kalian! Kalian berbantah-bantahan tentang apa yang kalian ketahui,*(123) tetapi mengapa kalian berbantah-bantahan juga tentang apa yang tidak kalian ketahui? Allah mengetahui sedang kalian tidak mengetahui.— الترجمة الإندونيسية - شركة سابق
*123). Yakni tentang Nabi Musa -'alaihissalām-, Nabi 'Isa -'alaihissalām- dan Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. **124). Yakni tentang Nabi Ibrahim -'alaihissalām-.
Beginilah kamu, kamu ini (sewajarnya) bantah-membantah tentang hal yang kamu ketahui199, maka kenapa kamu bantah membantah tentang hal yang tidak kamu ketahui?200; Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.— الترجمة الإندونيسية - المجمع
199. Yakni tentang Nabi Musa ‘Alaihissalām, ʻIsa ‘Alaihissalām, dan Muhammad Ṣallallāhu ʻAlaihi wa Sallam.
200. Yakni tentang hal Ibrāhīm ‘Alaihissalām.
66. Begitulah kamu! Kamu berbantah-bantahan tentang apa yang kamu ketahui,123) tetapi mengapa kamu berbantah-bantahan juga tentang apa yang tidak kamu ketahui?124) Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.— الترجمة الإندونيسية - وزارة الشؤون الإسلامية
123) Yakni tentang Nabi Musa -'alaihissalām-, Nabi Isa -'alaihissalām-, dan Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. 124) Yakni tentang Nabi Ibrahim -'alaihissalām-.
66. Hai kalian -kaum Ahli Kitab- kalian (boleh) berdebat dengan Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tentang sesuatu yang kamu ketahui menyangkut urusan agamamu dan apa yang diturunkan kepadamu. Lalu mengapa kamu berdebat dengannya tentang sesuatu yang tidak kamu ketahui menyangkut urusan Ibrahim dan agamanya, sedangkan masalah itu tidak tertulis di dalam Kitab-kitab sucimu dan tidak pernah disampaikan oleh nabi-nabimu? Allah mengetahui hakikat segala sesuatu dan rahasia yang ada di baliknya, sedangkan kalian tidak mengetahuinya.— الترجمة الإندونيسية للمختصر في تفسير القرآن الكريم
— Indonesian - Indonesian translationهَـٰٓأَنتُمۡ هَـٰٓؤُلَآءِ حَٰجَجۡتُمۡ فِيمَا لَكُم بِهِۦ عِلۡمٞ فَلِمَ تُحَآجُّونَ فِيمَا لَيۡسَ لَكُم بِهِۦ عِلۡمٞۚ وَٱللَّهُ يَعۡلَمُ وَأَنتُمۡ لَا تَعۡلَمُونَBegitulah kamu! Kamu berbantah-bantahan tentang apa yang kamu ketahui, tetapi mengapa kamu berbantah-bantahan juga tentang apa yang tidak kamu ketahui? Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.