96. Sesungguhnya rumah (ibadah) pertama yang dibangun untuk manusia, ialah (Baitullah) yang di Bakkah (Mekkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam.*(133)— الترجمة الإندونيسية - شركة سابق
*133). Ahli Kitab mengatakan bahwa rumah ibadah yang pertama dibangun berada di Baitulmaqdis, oleh karena itu Allah membantahnya.
Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah) manusia, ialah Baitullah214 yang di Bakkah (Mekah), yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.— الترجمة الإندونيسية - المجمع
214. Ahli kitab mengatakan bahwa rumah ibadah yang pertama dibangun berada di Baitul Maqdis, oleh karena itu Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā membantahnya.
96. Sesungguhnya rumah (ibadah) pertama yang dibangun untuk manusia, ialah (Baitullah) yang di Bakkah (Mekah)133) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam.— الترجمة الإندونيسية - وزارة الشؤون الإسلامية
133) Ahli Kitab mengatakan bahwa rumah ibadah yang pertama dibangun berada di Baitulmaqdis, oleh karena itu Allah membantahnya.
96. Sesungguhnya rumah pertama yang dibangun di muka bumi untuk seluruh umat manusia sebagai tempat beribadah kepada Allah ialah Baitullah (Kakbah) yang ada di Makkah. Itu adalah rumah yang diberkahi, memiliki banyak manfaat dari segi agama dan duniawi, dan mengandung petunjuk bagi segenap alam semesta.— الترجمة الإندونيسية للمختصر في تفسير القرآن الكريم
— Indonesian - Indonesian translationإِنَّ أَوَّلَ بَيۡتٖ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكٗا وَهُدٗى لِّلۡعَٰلَمِينَSesungguhnya rumah (ibadah) pertama yang dibangun untuk manusia, ialah (Baitullah) yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam.