180. Dan Allah memiliki Asmā’ul Ḥusnā (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmā’ul Ḥusnā itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya.*(351) Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.— الترجمة الإندونيسية - شركة سابق
*351). Jangan hiraukan orang-orang yang menyembah Allah dengan menyebut nama-nama yang tidak sesuai dengan sifat-sifat keagungan Allah, atau dengan memakai Asmā’ul Ḥusnā, tetapi dengan maksud menodai nama Allah atau mempergunakan Asmā’ul Ḥusnā untuk nama-nama selain Allah.
Hanya milik Allah Asmā`ul ῌusnā585, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmā`ul ῌusnā itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya586. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.— الترجمة الإندونيسية - المجمع
584. Yaitu dengan membiarkan orang itu bergelimang dalam kesesatannya, hingga orang itu tidak sadar bahwa dia didekatkan secara berangsur-angsur kepada kebinasaan.
585. Maksudnya nama-nama yang agung yang sesuai dengan sifat-sifat Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā.
586. Maksudnya janganlah dihiraukan orang-orang yang menyembah Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā dengan nama-nama yang tidak sesuai dengan sifat-sifat dan keagungan Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā, atau dengan memakai Asmā`ul ῌusnā, tetapi dengan maksud menodai nama Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā atau mempergunakan Asmā`ul ῌusnā untuk nama-nama selain Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā.
180. Dan Allah memiliki Asmāul Ḥusnā (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmāul Ḥusnā itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya351) Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.— الترجمة الإندونيسية - وزارة الشؤون الإسلامية
*351) Jangan hiraukan orang-orang yang menyembah Allah dengan menyebut nama-nama yang tidak sesuai dengan sifat-sifat keagungan Allah, atau dengan memakai Asmāul Ḥusnā, tetapi dengan maksud menodai nama Allah atau mempergunakan Asmāul Ḥusnā untuk nama-nama selain Allah.
180. Dan Allah mempunyai asmā`ul ḥusnā (nama-nama yang terbaik) yang menunjukkan keagungan dan kesempurnaan-Nya. Maka gunakanlah nama-nama itu untuk tawasul kepada Allah dalam meminta sesuatu yang kalian inginkan dan pujilah menggunakan nama-nama terbaik tersebut. Dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari jalan yang benar dalam memperlakukan nama-nama itu. Yaitu dengan menjadikannya sebagai nama untuk selain Allah, menafikannya dari Allah, menyelewengkan maknanya, atau menyerupakannya dengan selain Allah. Kami akan membalas orang-orang yang menyelewengkan nama-nama itu dari kebenaran dengan azab yang sangat pedih disebabkan apa yang telah mereka perbuat.— الترجمة الإندونيسية للمختصر في تفسير القرآن الكريم
— Indonesian - Indonesian translationوَلِلَّهِ ٱلۡأَسۡمَآءُ ٱلۡحُسۡنَىٰ فَٱدۡعُوهُ بِهَاۖ وَذَرُواْ ٱلَّذِينَ يُلۡحِدُونَ فِيٓ أَسۡمَـٰٓئِهِۦۚ سَيُجۡزَوۡنَ مَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَDan Allah memiliki Asma'ul-Husna (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebutnya Asma'ul-Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.