32. Demikianlah (perintah Allah). Dan barang siapa mengagungkan syiar-syiar Allah,*(545) maka sesungguhnya hal itu timbul dari ketakwaan hati.— الترجمة الإندونيسية - شركة سابق
*545). Syiar Allah segala amalan yang dilakukan dalam rangka ibadah haji dan tempat-tempat mengerjakannya.
Demikianlah (perintah Allah). Dan barang siapa mengagungkan syiar-syiar Allah 991, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati.— الترجمة الإندونيسية - المجمع
991. Arti "syiar Alla"h lihat catatan kaki nomor 389.
32. Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syiar-syiar Allah,545) maka sesungguhnya hal itu timbul dari ketakwaan hati.— الترجمة الإندونيسية - وزارة الشؤون الإسلامية
*545) Syiar Allah segala amalan yang dilakukan dalam rangka ibadah haji dan tempat-tempat mengerjakannya.
32. Itulah yang Allah perintahkan berupa tauhid, memurnikan ibadah kepada-Nya, serta menjauhi berhala-berhala dan ucapan dusta. Dan barangsiapa yang mengagungkan syiar-syiar agama ini -diantaranya; penyembelihan hadyu dan manasik haji- maka pengagungan tersebut merupakan bentuk ketakwaan hati terhadap Tuhannya.— الترجمة الإندونيسية للمختصر في تفسير القرآن الكريم
— Indonesian - Indonesian translationذَٰلِكَۖ وَمَن يُعَظِّمۡ شَعَـٰٓئِرَ ٱللَّهِ فَإِنَّهَا مِن تَقۡوَى ٱلۡقُلُوبِDemikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syiar-syiar Allah, maka sesungguhnya hal itu timbul dari ketakwaan hati.