4. Dan sesungguhnya orang yang bodoh di antara kami dahulu selalu mengucapkan (perkataan) yang melampaui batas terhadap Allah,*(872)— الترجمة الإندونيسية - شركة سابق
*872). Mengatakan bahwa Allah mempunyai istri dan anak. Menurut Ibnu Kasir, perkataan ini diucapkan sebelum jin masuk Islam.
Dan bahwasanya orang yang kurang akal dari kami selalu mengatakan (perkataan) yang melampaui batas terhadap Allah,1523— الترجمة الإندونيسية - المجمع
1523. Yang dimaksud dengan "perkataan yang melampaui batas" ialah mengatakan bahwa Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā mempunyai istri dan anak. Menurut lbnu Kaṡīr, perkataan ini diucapkan sebelum jin itu masuk Islam.
4. Dan sesungguhnya orang yang bodoh di antara kami dahulu selalu mengucapkan (perkataan) yang melampaui batas terhadap Allah,872)— الترجمة الإندونيسية - وزارة الشؤون الإسلامية
*872) Mengatakan bahwa Allah mempunyai istri dan anak. Menurut Ibnu Kasir, perkataan ini diucapkan sebelum jin itu masuk Islam.
4. Dan bahwasanya Iblis telah mengatakan perkataan yang menyimpang dengan menisbahkan adanya istri dan anak kepada Allah -Subḥānahu-.— الترجمة الإندونيسية للمختصر في تفسير القرآن الكريم
— Indonesian - Indonesian translationوَأَنَّهُۥ كَانَ يَقُولُ سَفِيهُنَا عَلَى ٱللَّهِ شَطَطٗاDan sesungguhnya orang yang bodoh di antara kami dahulu selalu mengucapkan (perkataan) yang melampaui batas terhadap Allah,