107. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.*(734)— الترجمة الإندونيسية - شركة سابق
*734). Setelah nyata kesabaran dan ketaatan Nabi Ibrahim -'alaihissalām- dan Nabi Ismail -'alaihissalām- maka Allah melarang menyembelih Nabi Ismail -'alaihissalām-. Untuk meneruskan kurban, Allah menggantinya dengan seekor sembelihan (kambing). Peristiwa ini menjadi dasar disyariatkannya kurban yang dilakukan pada Hari Raya Haji.
Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar 1286.— الترجمة الإندونيسية - المجمع
1286. Sesudah nyata kesabaran dan ketaatan Ibrāhīm ‘Alaihissalām dan Ismā`īl ‘Alaihissalām, Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā melarang menyembelih Ismā`īl ‘Alaihissalām. Untuk meneruskan kurban, Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā menggantinya dengan seekor sembelihan (kambing). Peristiwa ini menjadi dasar disyariatkannya kurban yang dilakukan pada Hari Raya Haji.
107. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.734)— الترجمة الإندونيسية - وزارة الشؤون الإسلامية
*734) Setelah nyata kesabaran dan ketaatan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail -'alaihimassalām- maka Allah melarang menyembelih Nabi Ismail -'alaihissalām- untuk meneruskan kurban, Allah menggantinya dengan seekor sembelihan (kambing). Peristiwa ini menjadi dasar disyariatkannya kurban yang dilakukan pada Hari Raya Haji.
107. Kami mengganti Ismail dengan domba besar yang disembelih sebagai gantinya.— الترجمة الإندونيسية للمختصر في تفسير القرآن الكريم
— Indonesian - Indonesian translationوَفَدَيۡنَٰهُ بِذِبۡحٍ عَظِيمٖDan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.