54. Dan diberi penghalang antara mereka dengan apa yang mereka inginkan*(706) sebagaimana yang dilakukan terhadap orang-orang yang sekelompok dengan mereka yang terdahulu. Sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) dalam keraguan yang mendalam.— الترجمة الإندونيسية - شركة سابق
*706). Yang mereka inginkan itu ialah beriman kepada Allah atau kembali ke dunia untuk bertaubat.
Dan dihalangi antara mereka dengan apa yang mereka ingini 1249 sebagaimana yang dilakukan terhadap orang-orang yang serupa dengan mereka pada masa dahulu. Sesungguhnya, mereka dahulu (di dunia) dalam keraguan yang mendalam.— الترجمة الإندونيسية - المجمع
1249. Keinginan (yang diingini) mereka itu ialah beriman kepada Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā atau kembali ke dunia untuk bertobat.
54. Dan diberi penghalang antara mereka dengan apa yang mereka inginkan706) sebagaimana yang dilakukan terhadap orang-orang yang sepaham dengan mereka yang terdahulu. Sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) dalam keraguan yang mendalam.— الترجمة الإندونيسية - وزارة الشؤون الإسلامية
*706) Yang mereka inginkan itu ialah beriman kepada Allah atau kembali ke dunia untuk bertobat.
54. Orang-orang yang mendustakan itu dihalangi untuk mendapatkan apa yang mereka idam-idamkan berupa kesenangan hidup, mereka dihalangi dari tobat dari kekufuran dan keselamatan dari api Neraka, dihalangi dari kembali ke kehidupan dunia, sebagaimana dilakukan terhadap orang-orang yang seperti mereka dari kalangan umat-umat sebelum mereka yang mendustakan. Sesungguhnya mereka dalam keraguan terhadap apa yang dibawa oleh para tasul, yaitu mengesakan Allah dan iman kepada Kebangkitan, keraguan yang mendorong kepada kekufuran.— الترجمة الإندونيسية للمختصر في تفسير القرآن الكريم
— Indonesian - Indonesian translationوَحِيلَ بَيۡنَهُمۡ وَبَيۡنَ مَا يَشۡتَهُونَ كَمَا فُعِلَ بِأَشۡيَاعِهِم مِّن قَبۡلُۚ إِنَّهُمۡ كَانُواْ فِي شَكّٖ مُّرِيبِۭDan diberi penghalang antara mereka dengan apa yang mereka inginkan sebagaimana yang dilakukan terhadap orang-orang yang sepaham dengan mereka yang terdahulu. Sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) dalam keraguan yang mendalam.