سورة الحجر

الترجمة الإندونيسية للمختصر في تفسير القرآن الكريم

ترجمة معاني سورة الحجر باللغة الإندونيسية من كتاب الترجمة الإندونيسية للمختصر في تفسير القرآن الكريم

مركز تفسير للدراسات القرآنية

الترجمة الإندونيسية للمختصر في تفسير القرآن الكريم

مركز تفسير للدراسات القرآنية

الناشر

مركز تفسير للدراسات القرآنية

آية رقم 1
1. Alif Lām Rā. Penjelasan tentang huruf-huruf seperti ini telah disebutkan di awal surah Al-Baqarah. Ayat-ayat ini berkedudukan tinggi yang menunjukkan bahwa ia diturunkan dari sisi Allah. Itulah ayat-ayat Al-Qur`ān yang menjelaskan Tauhid dan syariat-syariat.
آية رقم 2
2.     Orang-orang kafir pada hari Kiamat akan berangan-angan seandainya mereka dulu adalah orang-orang Islam saat perkara menjadi jelas bagi mereka, dan kebatilan perbuatan kufur yang mereka lakukan di dunia telah terbukti.
آية رقم 3
3. Biarkanlah -wahai Rasul- orang-orang yang mendustakan itu makan seperti hewan-hewan makan, menikmati kesenangan-kesenangan dunia yang sesaat, panjang angan-angan telah membuat mereka lalai dari iman dan amal saleh, mereka akan mengetahui kerugian yang mereka alami manakala mereka pulang menghadap Allah pada hari Kiamat.
آية رقم 4
4. Kami tidak membinasakan suatu negeri dari negeri-negeri yang zalim kecuali ia telah memiliki batas waktu yang ditentukan dalam ilmu Allah, tidak maju dan tidak mundur.
آية رقم 5
5. Satu umat dari umat-umat yang mendustakan tidak akan binasa sebelum masa yang telah ditetapkan. Bila masa itu tiba, maka itu tidak bisa ditunda sesaat pun. Karena itu orang-orang zalim jangan terkecoh bila Allah menangguhkan mereka.
آية رقم 6
6. Orang-orang kafir Makkah berkata kepada Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, “Wahai orang yang diturunkan kepadanya Al-Qur`ān -sebagaimana pengakuannya-, sesungguhnya dengan pengakuan ini kamu adalah orang gila, kelakuanmu sama dengan kelakuan orang-orang gila.
آية رقم 7
7. Mengapa kamu tidak mendatangkan malaikat-malaikat agar mereka bersaksi untukmu atau kamu meminta kepada Tuhanmu agar membinasakan kami karena kekufuran kami?”
8. Allah menjawab permintaan mereka untuk mendatangkan malaikat-malaikat, “Kami tidak menurunkan para malaikat kecuali sebatas tuntutan hikmah manakala masa pembinasaan mereka telah tiba, bila Kami mendatangkan malaikat-malaikat kepada mereka, maka mereka tidak diberi kesempatan apa pun, sebaliknya azab akan segera membinasakan mereka”.
آية رقم 9
9. Hanya Kami semata yang menurunkan Al-Qur`ān ini ke dalam hati Muhammad sebagai peringatan bagi manusia. Sesungguhnya Kami menjaga Al-Qur`ān ini dari penambahan, pengurangan, penggantian dan penyimpangan.
آية رقم 10
10. Sungguh Kami telah mengutus sebelummu -wahai Rasul- para rasul kepada umat-umat terdahulu lalu mereka mendustakan para rasul tersebut, kamu bukan Rasul pertama yang didustakan oleh umatnya.
آية رقم 11
11. Umat-umat kafir dahulu tidak didatangi oleh para Rasul kecuali mereka mendustakan para Rasul tersebut.
آية رقم 12
12. Sebagaimana Kami memasukkan pendustaan di hati umat-umat tersebut, Kami juga memasukkannya di hati kaum musyrikin Makkah dengan penentangan mereka dan kebencian mereka.
آية رقم 13
13. Mereka tidak beriman kepada Al-Qur`ān yang diturunkan kepada Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. Dan sunnah Allah telah berlaku, yaitu membinasakan orang-orang yang mendustakan apa yang dibawa Rasul-rasul mereka, hendaknya orang-orang yang mendustakan itu mengambil pelajaran.
14. Mereka para pendusta itu tetap membangkang meskipun kebenaran menjadi jelas bagi mereka dengan dalil-dalil yang nyata. Seandainya Kami membuka satu pintu dari langit, lalu mereka menaikinya,
آية رقم 15
15. Niscaya mereka tidak akan membenarkannya, bahkan mereka berkata, “Pandangan mata kami ditutup sehingga ia tidak melihat, karena apa yang kami saksikan ini hanyalah sihir, kita ini terkena sihir.”
آية رقم 16
16. Sungguh Kami telah menjadikan bintang-bintang besar di langit yang manusia menjadikannya sebagai rambu-rambu mereka dalam perjalanan di kegelapan-kegelapan malam di daratan dan di lautan, Kami menjadikannya sebagai hiasan bagi orang-orang yang memperhatikan agar mereka menjadikannya sebagai bukti atas kemahakuasaan Allah -Subḥānahu-.
آية رقم 17
17. Kami menjaga langit dari semua setan yang terusir dari rahmat Allah.
آية رقم 18
18. Kecuali setan yang berusaha mencuri pendengaran dari para Malaikat, namun ia terkena lemparan bola api yang membakarnya.
19. Kami membentangkan bumi agar manusia tinggal di atasnya. Kami menjadikan padanya gunung-gunung yang kokoh agar manusia bisa hidup stabil di atas bumi. Kami menumbuhkan di bumi berbagai macam tanaman yang telah ditetapkan dan ditentukan sesuai dengan tuntutan hikmah.
آية رقم 20
20. Kami menjadikan bagi kalian -wahai manusia- di bumi apa yang menopang hidup kalian berupa makanan dan minuman selama kalian hidup di dunia. Dan Kami menjadikan untuk selain kalian dari manusia (budak-budak) dan hewan yang kalian tidak memberi mereka rezeki apa pun yang menopang hidup mereka.
21. Tidak ada sesuatu yang bermanfaat bagi manusia dan hewan-hewan kecuali Kami berkuasa mengadakannya dan membuat manusia memanfaatkannya. Kami tidak mengadakan apa yang Kami adakan dari semua itu kecuali dengan kadar yang ditentukan sesuai dengan tuntutan hikmah dan kehendak Kami.
22. Kami hembuskan angin yang menggiring awan, lalu Kami menurunkan hujan dari awan yang sarat dengan kandungan air, Kami memberi mereka minum dari air hujan. Kalian -wahai manusia- bukan penyimpan air ini di dalam perut bumi sehingga ia menjadi mata air dan sumur, akan tetapi Allah yang menyimpannya untuk kalian.
آية رقم 23
23. Sesungguhnya Kami lah yang menghidupkan orang mati dengan menciptakan mereka dari ketiadaan dan membangkitkan mereka sesudah kematian, Kami mematikan orang-orang hidup manakala ajal mereka sudah habis. Kami lah yang tetap ada mewarisi bumi dan apa yang ada di atasnya.
آية رقم 24
24. Sungguh Kami mengetahui siapa di antara kalian yang lahir dan mati terlebih dahulu sebagaimana Kami mengetahui siapa di antara kalian yang lahir dan mati belakangan, tidak ada sesuatu pun yang samar bagi Kami.
آية رقم 25
25. Sesungguhnya Rabbmu -wahai Rasul- yang mengumpulkan manusia seluruhnya pada hari Kiamat untuk membalas pelaku kebaikan atas kebaikannya dan pelaku keburukan atas keburukannya. Sesungguhnya Allah Maha Bijaksana dalam pengaturan-Nya sekaligus Maha mengetahui tidak ada sesuatu yang samar bagi-Nya.
آية رقم 26
26. Sungguh Kami telah menciptakan Adam dari tanah kering yang bila diketuk akan mengeluarkan suara. Tanah bahan penciptaan Adam ini berwarna hitam berbau karena umurnya yang tua.
28. Ingatlah -wahai Rasul- manakala Rabbmu berfirman kepada para Malaikat dan Iblis yang ada bersama mereka, "Sesungguhnya Aku menciptakan manusia dari tanah kering yang memiliki suara bila diketuk, hitam dan berbau.
29. Bila Aku telah menyelesaikan pembentukannya dan menyempurnakan penciptaannya, maka sujudlah kalian untuk melaksanakan perintah-Ku dan sebagai penghormatan kepadanya."
آية رقم 30
30. Maka para Malaikat melaksakan perintah Allah, mereka semua sujud sebagaimana yang Allah perintahkan.
آية رقم 31
31. Kecuali Iblis - yang saat itu bersama para Malaikat dan ia bukan salah satu dari mereka - menolak untuk sujud kepada Adam bersama para Malaikat.
آية رقم 32
32. Allah berfirman kepada Iblis setelah ia menolak untuk sujud kepada Adam, "Apa yang membuatmu menolak untuk sujud bersama malaikat-malaikat yang telah sujud melaksanakan perintah-Ku?"
33. Iblis menjawab dengan menyombongkan diri, "Tidak sepantasnya aku sujud kepada manusia yang Engkau ciptakan dari tanah kering hitam dan berbau."
آية رقم 34
34. Allah berfirman kepada Iblis, "Keluarlah kamu dari Surga! Sesungguhnya kamu itu terusir.
آية رقم 36
36. Iblis berkata, "Ya Rabbi! Berilah aku penangguhan dan jangan mematikanku hingga Hari Pembangkitan Adam dan anak-anak keturunannya."
آية رقم 37
37. Allah berfirman kepada Iblis, "Sesungguhnya kamu termasuk yang ditangguhkan, yang ajal mereka ditunda.
آية رقم 38
38. Hingga waktu semua makhluk mati, saat tiupan sangkakala yang pertama."
39. Iblis berkata, "Ya Rabbku! Karena Engkau telah menyesatkanku, maka aku akan menggoda manusia untuk menganggap baik berbuat kemaksiatan di bumi dan aku pasti akan menyesatkan mereka dari jalan yang lurus.
آية رقم 40
40. Kecuali hamba-hamba-Mu yang Engkau pilih untuk beribadah kepada-Mu."
آية رقم 41
41. Allah berfirman, "Ini adalah jalan lurus yang menyampaikan kepada-Ku.
42. Sesungguhnya kamu tidak mempunyai kekuasaan untuk menyesatkan hamba-hamba-Ku yang terpilih kecuali siapa yang mengikutimu dari orang-orang yang tersesat."
آية رقم 43
43. Sesungguhnya Jahanam adalah tempat kembali bagi Iblis dan orang-orang tersesat yang mengikutinya.
آية رقم 44
44. Jahanam mempunyai tujuh pintu yang mereka masuk melewatinya, setiap pintu dari pintu-pintunya akan dimasuki oleh orang-orang yang mengikuti Iblis sesuai kadar yang diketahui.
آية رقم 45
45. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa kepada Tuhan mereka dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya berada di dalam surga-surga dan mata air-mata air.
آية رقم 46
46. Saat mereka masuk dikatakan kepada mereka, silakan masuk dengan keselamatan dari segala kekurangan dan aman dari segala ketakutan.
47. Dan Kami mencabut kedengkian dan kebencian yang ada di dalam dada mereka, Kami menjadikan mereka saudara-saudara yang saling mengasihi, duduk di atas dipan-dipan besar, yang sebagian mereka saling memandang kepada sebagian lainnya.
آية رقم 48
48. Di dalamnya mereka tidak merasa lelah, mereka tidak dikeluarkan darinya, sebaliknya mereka kekal di dalamnya.
آية رقم 49
49. Kasih tahu hamba-hamba-Ku -wahai Rasul- bahwa sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi siapa yang bertobat diantara mereka lagi Maha Penyayang kepada mereka.
آية رقم 50
50. Kasih tahu mereka juga bahwa azab-Ku adalah azab yang pedih, hendaknya mereka bertobat kepada-Ku agar mendapatkan ampunan-Ku dan merasa aman dari azab-Ku.
آية رقم 51
51. Kasih tahu mereka tentang kisah para tamu Ibrahim dari para Malaikat yang datang kepadanya membawa kabar gembira tentang kelahiran seorang anak dan pembinasaan terhadap kaum Lūṭ.
52. Manakala mereka datang kepada Ibrahim, mereka mengucapkan salam, maka Ibrahim menjawab dengan jawaban yang lebih baik. Ibrahim menyuguhkan anak sapi bakar agar para tamunya menyantapnya, Ibrahim menyangka mereka adalah manusia, manakala mereka tidak makan, maka Ibrahim berkata, “Sesungguhnya aku takut kepada kalian.”
آية رقم 53
53. Para utusan dari Malaikat itu berkata, “Tidak usah takut, karena kami datang mengabarimu sesuatu yang membahagiakanmu, kamu akan mempunyai seorang anak laki-laki yang alim menguasai ilmu-ilmu agama.”
آية رقم 54
54. Ibrahim terkejut dengan kabar gembira yang mereka sampaikan, dia berkata, “Benarkah kalian memberiku kabar gembira tentang kelahiran seorang anak sesudah aku berumur lanjut begini, apa dasar kabar gembira kalian ini?”
آية رقم 55
55. Para utusan dari Malaikat itu berkata kepada Ibrahim, “Kami memberimu kabar gembira kebenaran yang tidak ada keraguan padanya, karena itu jangan termasuk orang-orang yang berputus asa dari kabar gembira yang kami sampaikan kepadamu.”
آية رقم 56
56. Ibrahim berkata, “Bukankah yang berputus asa dari rahmat Rabbnya hanyalah orang-orang yang menyimpang dari jalan Allah yang lurus?”
آية رقم 57
57. Ibrahim berkata kepada mereka, “Lalu apa yang kalian bawa wahai para utusan dari Allah -Ta'ālā-?
آية رقم 58
58. Para utusan dari Malaikat itu berkata, “Sesungguhnya Allah mengutus kami untuk membinasakan kaum yang melakukan kerusakan besar, keburukan besar, mereka adalah kaum Lūṭ.
آية رقم 59
59. Kecuali keluarga Lūṭ dan orang-orang yang beriman bersamanya, mereka tidak tercakup ke dalam pembinasaan, sesungguhnya Kami akan menyelematkan mereka semuanya.
آية رقم 60
60. Kecuali istrinya, Kami memutuskannya termasuk orang-orang yang tinggal terkena azab pembinasaan."
آية رقم 61
61. Manakala para Malaikat datang kepada keluarga Lūṭ dalam wujud lelaki.
آية رقم 62
62. Lūṭ berkata kepada mereka, “(Kalian) kaum yang tidak dikenal.”
آية رقم 63
63. Para utusan dari Malaikat berkata kepada Lūṭ, “Jangan takut -wahai Lūṭ- karena kami datang membawa sesuatu yang disangsikan oleh kaummu, yaitu azab yang akan membinasakan mereka”.
آية رقم 64
64. “Kami datang membawa kebenaran yang tidak main-main, sesungguhnya kami ini benar tentang kabar yang kami sampaikan kepadamu.”
65. “Bawalah keluargamu meninggalkan negeri ini sesudah malam berlalu beberapa saat, jangan ada seorang pun dari kalian yang menoleh ke belakang untuk mengetahui apa yang menimpa mereka, pergilah ke tempat yang Allah perintahkan kepada kalian.”
66. Kami memberitahu Lūṭ melalui wahyu perkara yang telah Kami tetapkan, bahwa kaumnya akan binasa total dengan diazab seluruhnya manakala waktu Subuh menjelang.
آية رقم 67
67. Penduduk Sadum datang menyambut tamu-tamu Lūṭ dengan bahagia, karena mereka berharap bisa berbuat keji terhadap mereka.
آية رقم 68
68. Lūṭ berkata kepada mereka, “Mereka adalah tamu-tamuku, janganlah membuatku malu dengan apa yang kalian inginkan dari mereka!”
آية رقم 69
69. “Takutlah kalian kepada Allah dengan meninggalkan perbuatan keji kalian, jangan merendahkanku dengan perbuatan busuk kalian.”
آية رقم 70
70. Maka kaumnya menjawab, “Bukankah kami telah melarangmu menerima seorang tamu pun?”
آية رقم 71
71. Lūṭ -'alaihissalām- berkata kepada mereka guna membela diri di hadapan para tamunya, “Itu ada anak-anak wanitaku yang termasuk dari wanita kaum kalian, maka nikahilah mereka bila kalian ingin menunaikan hajat kalian secara halal.”
آية رقم 72
72. Dan demi hidupmu -wahai Rasul- sesungguhnya kaum Lūṭ benar-benar terkekang oleh nafsu syahwat mereka yang kotor.
آية رقم 73
73. Maka mereka ditimpa suara mengguntur yang membinasakan manakala matahari hendak terbit.
آية رقم 74
74. Kami membalik negeri mereka, bagian atasnya Kami menjadikan bagian bawah, Kami menghujani mereka dengan batu dari tanah liat yang membatu.
آية رقم 75
75. Sesungguhnya apa yang menimpa kaum Lūṭ -'alaihissalām- yaitu kebinasaan merupakan bukti dan tanda bagi orang-orang yang memperhatikan.
آية رقم 76
76. Sesungguhnya negeri kaum Lūṭ berada di suatu jalan yang dikenal, musafir yang melewatinya pasti akan melihatnya.
آية رقم 77
77. Sesungguhnya pada peristiwa ini terkandung petunjuk bagi orang-orang yang beriman, mereka mengambil pelajaran darinya.
آية رقم 78
78. Dahulunya kaum Syu'aib, penduduk negeri yang memiliki pepohonan yang lebat, adalah orang-orang zalim, karena kafir kepada Allah dan mendustakan Rasul mereka yaitu Syuaib -'alaihissalām-.
آية رقم 79
79. Kami membalas mereka dengan menimpakan azab atas mereka, sesungguhnya negeri kaum Lūṭ dan tempat kaum Syu'aib berada di jalan yang terkenal bagi siapa yang melewatinya.
آية رقم 80
80. Sungguh kaum Ṡamūd, yaitu penduduk Al-Ḥijr (negeri antara Hijaz dengan Syam), telah mendustakan seluruh Rasul ketika mereka mendustakan Nabi mereka Ṣāleḥ -'alaihissalām-.
آية رقم 81
81. Kami telah menyodorkan hujah-hujah dan dalil-dalil kebenaran Ṣāleḥ tentang apa yang dia bawa dari Rabbnya, di antaranya adalah unta betina, namun mereka tidak mengambil pelajaran dari bukt-bukti tersebut dan mengacuhkannya.
آية رقم 82
82. Mereka memahat gunung-gunung untuk dijadikan sebagai tempat tinggal dengan aman dari apa yang mereka takutkan.
آية رقم 83
83. Azab dalam bentuk halilintar menyambar mereka saat menjelang waktu Subuh.
آية رقم 84
84. Harta dan tempat tinggal yang mereka usahakan tidak mampu melindungi mereka dari azab Allah.
85. Kami tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya dengan batil tanpa hikmah, Kami tidak menciptakan semua itu kecuali dengan kebenaran. Sesungguhnya hari Kiamat pasti akan datang tidak bisa tidak, maka berpalinglah wahai Rasul dari orang-orang yang mendustakanmu dan maafkanlah mereka dengan maaf yang baik.
آية رقم 86
86. Sesungguhnya Rabbmu -wahai Rasul- adalah Maha Pencipta segala sesuatu lagi Maha mengetahui tentang itu semuanya.
آية رقم 87
87. Kami telah memberimu surah Al-Fātiḥah yang terdiri dari tujuh ayat, dan dia adalah Al-Qur`ān yang agung.
88. Jangan terpesona oleh kesenangan-kesenangan sementara yang Kami berikan kepada orang-orang kafir, jangan bersedih karena mereka mendustakanmu dan berendah hatilah kepada orang-orang Mukmin.
آية رقم 89
89. Katakanlah -wahai Rasul-, "Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan dari azab dengan sejelas-jelasnya peringatan.
آية رقم 90
90. Aku memperingatkan kalian agar kalian tidak ditimpa oleh apa yang telah Allah turunkan kepada orang-orang yang membagi-bagi kitab-kitab Allah menjadi beberapa bagian. Mereka mengimani sebagiannya dan mengingkari sebagian lainnya."
آية رقم 91
91. Orang-orang yang menjadikan Al-Qur`ān terbagi-bagi, mereka berkata, “Ia adalah sihir atau perdukunan atau syair.”
آية رقم 92
92. Maka demi Rabbmu -wahai Rasul-, Kami pasti akan bertanya kepada orang-orang yang menjadikan Al-Qur`ān terbagi-bagi pada hari Kiamat.
آية رقم 93
93. Pasti akan Kami tanyai mereka tentang apa yang mereka lakukan, berupa kekufuran dan kemaksiatan di dunia.
آية رقم 94
94. Maka umumkanlah -wahai Rasul- apa yang Rabbmu perintahkan kepadamu yaitu dakwah kepada-Nya, jangan menoleh kepada perkataan dan perbuatan orang-orang musyrikin.
آية رقم 95
95. Jangan takut kepada mereka, karena Kami telah menjagamu dari orang-orang yang menghinamu dari para tokoh kaum kafir Quraisy.
96. Orang-orang yang mengangkat sesembahan tandingan bersama Allah, mereka akan mengetahui akibat buruk dari kesyirikan mereka.
آية رقم 97
97. Sungguh Kami mengetahui -wahai Rasul- bahwa dadamu sempit atas pendustaan dan penghinaan yang mereka lakukan terhadapmu.
آية رقم 98
98. Maka berlindunglah kepada Allah dengan menyucikan-Nya dari apa yang tidak layak bagi-Nya, memuji-Nya dengan sifat-sifat kesempurnaan, jadilah kamu termasuk orang-orang yang beribadah kepada Allah, orang-orang yang mendirikan salat untuk Allah, karena hal itu akan mengobati dadamu yang sempit.
آية رقم 99
99. Teruslah beribadah kepada Rabbmu, istikamahlah di atas ibadah itu selama engkau hidup sampai kematian menjemputmu sementara engkau senantiasa demikian.
تقدم القراءة