ترجمة معاني سورة النجم باللغة الإندونيسية من كتاب الترجمة الإندونيسية - المجمع
وزارة الشؤون الإسلامية الأندونيسية
الترجمة الإندونيسية - المجمع
وزارة الشؤون الإسلامية الأندونيسية
الناشر
مجمع الملك فهد
آية رقم 1
ﭑﭒﭓ
ﭔ
Demi bintang ketika terbenam,
آية رقم 2
ﭕﭖﭗﭘﭙ
ﭚ
kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru,
آية رقم 3
ﭛﭜﭝﭞ
ﭟ
dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Qur`ān) menurut kemauan hawa nafsunya.
آية رقم 4
ﭠﭡﭢﭣﭤ
ﭥ
Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya),
آية رقم 5
ﭦﭧﭨ
ﭩ
yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat,
آية رقم 6
ﭪﭫﭬ
ﭭ
yang mempunyai akal yang cerdas; dan (Jibril itu) menampakkan diri dengan rupa yang asli,
آية رقم 7
ﭮﭯﭰ
ﭱ
sedang dia berada di ufuk yang tinggi.
آية رقم 8
ﭲﭳﭴ
ﭵ
Kemudian dia mendekat, lalu bertambah dekat lagi,
آية رقم 9
ﭶﭷﭸﭹﭺ
ﭻ
maka jadilah dia dekat (pada Muhammad sejarak) dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi).
آية رقم 10
ﭼﭽﭾﭿﮀ
ﮁ
Lalu dia menyampaikan kepada hamba-Nya (Muhammad) apa yang telah Allah wahyukan.
آية رقم 11
ﮂﮃﮄﮅﮆ
ﮇ
Hatinya tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya1430.
1430. Ayat 4-11 menggambarkan peristiwa turunnya wahyu yang pertama di Gua ῌirā`.
آية رقم 12
ﮈﮉﮊﮋ
ﮌ
Maka apakah kamu (musyrikin Mekah) hendak membantahnya tentang apa yang telah dilihatnya?
آية رقم 13
ﮍﮎﮏﮐ
ﮑ
Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain,
آية رقم 14
ﮒﮓﮔ
ﮕ
(yaitu) di Sidratul Muntaha1431.
1431. Sidratul Muntaha yaitu tempat yang paling tinggi di atas langit yang ke 7, yang telah dikunjungi Nabi Muhammad Ṣallallāhu ʻAlaihi wa Sallam ketika Mikraj.
آية رقم 15
ﮖﮗﮘ
ﮙ
Di dekatnya ada surga tempat tinggal,
آية رقم 16
ﮚﮛﮜﮝﮞ
ﮟ
(Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya.
آية رقم 17
ﮠﮡﮢﮣﮤ
ﮥ
Penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya.
آية رقم 18
ﮦﮧﮨﮩﮪﮫ
ﮬ
Sesungguhnya dia telah melihat sebagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhan-nya yang paling besar.
آية رقم 19
ﮭﮮﮯ
ﮰ
Maka apakah patut kamu (hai orang-orang musyrik) menganggap Al-Lāta dan Al-ʻUzzā,
آية رقم 20
ﮱﯓﯔ
ﯕ
dan Manāh yang ketiga, yang paling terkemudian (sebagai anak perempuan Allah)1432?
1432. Al-Lāta, Al-ʻUzzā, dan Manāh adalah nama-nama berhala yang disembah orang Arab Jahiliah dan dianggapnya anak-anak perempuan Tuhan.
آية رقم 21
ﯖﯗﯘﯙ
ﯚ
Apakah (patut) untuk kamu (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) perempuan?
آية رقم 22
ﯛﯜﯝﯞ
ﯟ
Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil.
آية رقم 23
Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan bapak-bapak kamu mengadakannya; Allah tidak menurunkan suatu keterangan pun untuk (menyembah)nya. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diingini oleh hawa nafsu mereka, dan sesungguhnya telah datang petunjuk kepada mereka dari Tuhan mereka.
آية رقم 24
ﯼﯽﯾﯿ
ﰀ
Atau apakah manusia akan mendapat segala yang dicita-citakannya?
آية رقم 25
ﰁﰂﰃ
ﰄ
(Tidak), maka hanya bagi Allah kehidupan akhirat dan kehidupan dunia.
آية رقم 26
Dan berapa banyaknya malaikat di langit, syafaat mereka sedikit pun tidak berguna, kecuali sesudah Allah mengijinkan bagi orang yang dikehendaki dan diridai-(Nya).
آية رقم 27
Sesungguhnya orang-orang yang tiada beriman kepada kehidupan akhirat, mereka benar-benar menamakan malaikat itu dengan nama perempuan.
آية رقم 28
Dan mereka tidak mempunyai sesuatu pengetahuan pun tentang itu. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan sedang sesungguhnya persangkaan itu tiada berfaedah sedikit pun terhadap kebenaran.
آية رقم 29
Maka berpalinglah, (hai Muhammad) dari orang yang berpaling dari peringatan Kami, dan tidak mengingini kecuali kehidupan duniawi.
آية رقم 30
Itulah sejauh-jauh pengetahuan mereka. Sesungguhnya Tuhan-mu, Dia-lah yang paling mengetahui siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia pulalah yang paling mengetahui siapa yang mendapat petunjuk.
آية رقم 31
Dan hanya kepunyaan Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi supaya Dia memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat terhadap apa yang telah mereka kerjakan dan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (surga).
آية رقم 32
(Yaitu) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhan-mu maha luas ampunan-Nya. Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dia-lah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.
آية رقم 33
ﯢﯣﯤ
ﯥ
Maka apakah kamu melihat orang yang berpaling (dari Al-Qur`ān)?
آية رقم 34
ﯦﯧﯨ
ﯩ
Serta memberi sedikit dan tidak mau memberi lagi?
آية رقم 35
ﯪﯫﯬﯭﯮ
ﯯ
Apakah dia mempunyai pengetahuan tentang yang gaib, sehingga dia mengetahui (apa yang dikatakan)?
آية رقم 36
Ataukah belum diberitakan kepadanya apa yang ada dalam lembaran-lembaran Musa?
آية رقم 37
ﯸﯹﯺ
ﯻ
dan lembaran-lembaran Ibrāhīm yang selalu menyempurnakan janji?
آية رقم 38
ﯼﯽﯾﯿﰀ
ﰁ
(yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain,
آية رقم 39
ﰂﰃﰄﰅﰆﰇ
ﰈ
dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya,
آية رقم 40
ﰉﰊﰋﰌ
ﰍ
dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya).
آية رقم 41
ﰎﰏﰐﰑ
ﰒ
Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna,
آية رقم 42
ﰓﰔﰕﰖ
ﰗ
dan bahwasanya kepada Tuhan-mulah kesudahan (segala sesuatu),
آية رقم 43
ﰘﰙﰚﰛ
ﰜ
dan bahwasanya Dia-lah yang menjadikan orang tertawa dan menangis,
آية رقم 44
ﰝﰞﰟﰠ
ﰡ
dan bahwasanya Dia-lah yang mematikan dan menghidupkan,
آية رقم 45
ﭑﭒﭓﭔﭕ
ﭖ
dan bahwasanya Dia-lah yang menciptakan berpasang-pasangan laki-laki dan perempuan.
آية رقم 46
ﭗﭘﭙﭚ
ﭛ
dari air mani, apabila dipancarkan.
آية رقم 47
ﭜﭝﭞﭟ
ﭠ
Dan bahwasanya Dia-lah yang menetapkan kejadian yang lain (kebangkitan sesudah mati),
آية رقم 48
ﭡﭢﭣﭤ
ﭥ
dan bahwasanya Dia yang memberikan kekayaan dan memberikan kecukupan,
آية رقم 49
ﭦﭧﭨﭩ
ﭪ
dan bahwasanya Dia-lah Tuhan (yang memiliki) bintang Syiʻrā1433,
1433. "Bintang Syiʻrā" ialah bintang yang disembah oleh orang-orang Arab pada masa Jahiliah.
آية رقم 50
ﭫﭬﭭﭮ
ﭯ
dan bahwasanya Dia telah membinasakan kaum ʻĀd yang pertama,
آية رقم 51
ﭰﭱﭲ
ﭳ
dan kaum Ṡamūd. Maka tidak seorang pun yang ditinggalkan-Nya (hidup).
آية رقم 52
Dan kaum Nūḥ sebelum itu. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang paling zalim dan paling durhaka,
آية رقم 53
ﭿﮀ
ﮁ
dan negeri-negeri kaum Lūṭ yang telah dihancurkan Allah1434,
1434. Lihat catatan kaki nomor 649.
آية رقم 54
ﮂﮃﮄ
ﮅ
lalu Allah menimpakan atas negeri itu azab besar yang menimpanya.
آية رقم 55
ﮆﮇﮈﮉ
ﮊ
Maka terhadap nikmat Tuhan-mu yang manakah kamu ragu-ragu?
آية رقم 56
ﮋﮌﮍﮎﮏ
ﮐ
Ini (Muhammad) adalah seorang pemberi peringatan di antara pemberi-pemberi peringatan yang terdahulu.
آية رقم 57
ﮑﮒ
ﮓ
Telah dekat terjadinya hari kiamat.
آية رقم 58
ﮔﮕﮖﮗﮘﮙ
ﮚ
Tidak ada yang akan menyatakan terjadinya hari itu selain Allah.
آية رقم 59
ﮛﮜﮝﮞ
ﮟ
Maka apakah kamu merasa heran terhadap pemberitaan ini?
آية رقم 60
ﮠﮡﮢ
ﮣ
Dan kamu mentertawakan dan tidak menangis?
آية رقم 61
ﮤﮥ
ﮦ
Sedang kamu melengahkan(nya)?
آية رقم 62
ﮧﮨﮩﮪ
ﮫ
Maka bersujudlah kepada Allah dan sembahlah (Dia).
تقدم القراءة