سورة القلم

Indonesian - Indonesian translation

Terjemahan Surah Surah Al-Qalam (Pena / Kalam) dalam الإندونيسية dari Indonesian - Indonesian translation

Indonesian - Indonesian translation

Surah Al-Qalam (Pena / Kalam)


Nun. Demi pena dan apa yang mereka tuliskan,

Dan sesungguhnya engkau pasti mendapat pahala yang besar yang tidak putus-putusnya.
Verse 4

Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang luhur.
Verse 5

Maka kelak engkau akan melihat dan mereka (orang-orang kafir) pun akan melihat,

Sungguh, Tuhanmu, Dialah yang paling mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya; dan Dialah yang paling mengetahui siapa orang yang mendapat petunjuk.
Verse 8

Maka janganlah engkau patuhi orang-orang yang mendustakan (ayat-ayat Allah).
Verse 9

Mereka menginginkan agar engkau bersikap lunak maka mereka bersikap lunak (pula).

Dan janganlah engkau patuhi setiap orang yang suka bersumpah dan suka menghina,
Verse 11

suka mencela, yang kian ke mari menyebarkan fitnah,
Verse 12

yang merintangi segala yang baik, yang melampaui batas dan banyak dosa,
Verse 13

yang bertabiat kasar, selain itu juga terkenal kejahatannya,

Apabila ayat-ayat Kami dibacakan kepadanya, dia berkata, “(Ini adalah) dongeng-dongeng orang dahulu.”
Verse 16

Kelak dia akan Kami beri tanda pada belalai(nya).

Sungguh, Kami telah menguji mereka (orang musyrik Mekah) sebagaimana Kami telah menguji pemilik-pemilik kebun, ketika mereka bersumpah pasti akan memetik (hasil)nya pada pagi hari,
Verse 18

tetapi mereka tidak menyisihkan (dengan mengucapkan, “Insya Allah”).
Verse 20

Maka jadilah kebun itu hitam seperti malam yang gelap gulita,
Verse 21

lalu pada pagi hari mereka saling memanggil.
Verse 23

Maka mereka pun berangkat sambil berbisik-bisik.
Verse 25

Dan berangkatlah mereka pada pagi hari dengan niat menghalangi (orang-orang miskin) padahal mereka mampu (menolongnya).

Maka ketika mereka melihat kebun itu, mereka berkata, “Sungguh, kita ini benar-benar orang-orang yang sesat,

berkatalah seorang yang paling bijak di antara mereka, “Bukankah aku telah mengatakan kepadamu, mengapa kamu tidak bertasbih (kepada Tuhanmu).”

Mereka mengucapkan, “Mahasuci Tuhan kami, sungguh, kami adalah orang-orang yang zhalim.”

Mereka berkata, “Celaka kita! Sesungguhnya kita orang-orang yang melampaui batas.

Mudah-mudahan Tuhan memberikan ganti kepada kita dengan (kebun) yang lebih baik daripada yang ini, sungguh, kita mengharapkan ampunan dari Tuhan kita.”

Sungguh, bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya.
Verse 35

Apakah patut Kami memperlakukan orang-orang Islam itu seperti orang-orang yang berdosa (orang kafir)?
Verse 36

Mengapa kamu (berbuat demikian)? Bagaimana kamu mengambil keputusan?

Atau apakah kamu mempunyai kitab (yang diturunkan Allah) yang kamu pelajari?

Atau apakah kamu memperoleh (janji-janji yang diperkuat dengan) sumpah dari Kami, yang tetap berlaku sampai hari Kiamat; bahwa kamu dapat mengambil keputusan (sekehendakmu)?
Verse 40

Tanyakanlah kepada mereka, “Siapakah di antara mereka yang bertanggung jawab terhadap (keputusan yang diambil itu)?”

Atau apakah mereka mempunyai sekutu-sekutu? Kalau begitu hendaklah mereka mendatangkan sekutu-sekutunya jika mereka orang-orang yang benar.

pandangan mereka tertunduk ke bawah, diliputi kehinaan. Dan sungguh, dahulu (di dunia) mereka telah diseru untuk bersujud pada waktu mereka sehat (tetapi mereka tidak melakukan).

Maka serahkanlah kepada-Ku (urusannya) dan orang-orang yang mendustakan perkataan ini (Al-Qur'an). Kelak akan Kami hukum mereka berangsur-angsur dari arah yang tidak mereka ketahui,

Ataukah engkau (Muhammad) meminta imbalan kepada mereka, sehingga mereka dibebani dengan hutang?

Maka bersabarlah engkau (Muhammad) terhadap ketetapan Tuhanmu, dan janganlah engkau seperti (Yunus) orang yang berada dalam (perut) ikan ketika dia berdoa dengan hati sedih.

Lalu Tuhannya memilihnya dan menjadikannya termasuk orang yang shalih.

Dan sungguh, orang-orang kafir itu hampir-hampir menggelincirkanmu dengan pandangan mata mereka, ketika mereka mendengar Al-Qur'an dan mereka berkata, “Dia (Muhammad) itu benar-benar orang gila.”

Padahal (Al-Qur'an) itu tidak lain adalah peringatan bagi seluruh alam.
تقدم القراءة