Terjemahan Surah Surah As-Saaffat (Yang Teratur Berbaris) dalam الإندونيسية dari Indonesian - Indonesian translation
Verse 1
ﭑﭒ
ﭓ
Surah As-Saaffat (Yang Teratur Berbaris)
Demi (rombongan malaikat) yang berbaris bersaf-saf,
Verse 2
ﭔﭕ
ﭖ
demi (rombongan) yang mencegah dengan sungguh-sungguh,
Verse 3
ﭗﭘ
ﭙ
demi (rombongan) yang membacakan peringatan,
Verse 4
ﭚﭛﭜ
ﭝ
sungguh, Tuhanmu benar-benar Esa.
Verse 5
Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbitnya matahari.
Verse 6
ﭦﭧﭨﭩﭪﭫ
ﭬ
Sesungguhnya Kami telah menghias langit dunia (yang terdekat), dengan hiasan bintang-bintang.
Verse 7
ﭭﭮﭯﭰﭱ
ﭲ
Dan (Kami) telah menjaganya dari setiap setan yang durhaka,
Verse 8
mereka (setan-setan itu) tidak dapat mendengar (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru,
Verse 9
ﭽﭾﭿﮀﮁ
ﮂ
untuk mengusir mereka dan mereka akan mendapat azab yang kekal,
Verse 10
kecuali (setan) yang mencuri (pembicaraan); maka ia dikejar oleh bintang yang menyala.
Verse 11
Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekah), “Apakah penciptaan mereka yang lebih sulit ataukah apa yang telah Kami ciptakan itu?” Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat.
Verse 12
ﮙﮚﮛ
ﮜ
Bahkan engkau (Muhammad) menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka menghinakan (engkau).
Verse 13
ﮝﮞﮟﮠ
ﮡ
Dan apabila mereka diberi peringatan, mereka tidak mengindahkannya.
Verse 14
ﮢﮣﮤﮥ
ﮦ
Dan apabila mereka melihat suatu tanda (kebesaran) Allah, mereka memperolok-olokkan.
Verse 15
ﮧﮨﮩﮪﮫﮬ
ﮭ
Dan mereka berkata, “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.
Verse 16
Apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah benar kami akan dibangkitkan (kembali)?
Verse 17
ﯗﯘ
ﯙ
dan apakah nenek moyang kami yang telah terdahulu (akan dibangkitkan pula)?”
Verse 18
ﯚﯛﯜﯝ
ﯞ
Katakanlah (Muhammad), “Ya, dan kamu akan terhina.”
Verse 19
Maka sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan saja; maka seketika itu mereka melihatnya.
Verse 20
ﯧﯨﯩﯪﯫ
ﯬ
Dan mereka berkata, “Alangkah celaka kami! (Kiranya) inilah hari pembalasan itu.”
Verse 21
Inilah hari keputusan yang dahulu kamu dustakan.
Verse 22
(Diperintahkan kepada malaikat), “Kumpulkanlah orang-orang yang zhalim beserta teman sejawat mereka dan apa yang dahulu mereka sembah,
Verse 23
selain Allah, lalu tunjukkanlah kepada mereka jalan ke neraka.
Verse 24
ﰆﰇﰈﰉ
ﰊ
Tahanlah mereka (di tempat perhentian), sesungguhnya mereka akan ditanya,
Verse 25
ﭑﭒﭓﭔ
ﭕ
”Mengapa kamu tidak tolong-menolong?”
Verse 26
ﭖﭗﭘﭙ
ﭚ
Bahkan mereka pada hari itu menyerah (kepada keputusan Allah).
Verse 27
ﭛﭜﭝﭞﭟ
ﭠ
Dan sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain saling berbantah-bantahan.
Verse 28
ﭡﭢﭣﭤﭥﭦ
ﭧ
Sesungguhnya (pengikut-pengikut) mereka berkata (kepada pemimpin-pemimpin mereka), “Kamulah yang dahulu datang kepada kami dari kanan.”
Verse 29
ﭨﭩﭪﭫﭬ
ﭭ
(Pemimpin-pemimpin) mereka menjawab, “(Tidak), bahkan kamulah yang tidak (mau) menjadi orang mukmin,
Verse 30
sedangkan kami tidak berkuasa terhadapmu, bahkan kamu menjadi kaum yang melampaui batas.
Verse 31
Maka pantas putusan (azab) Tuhan menimpa kita; pasti kita akan merasakan (azab itu).
Verse 32
ﮂﮃﮄﮅ
ﮆ
Maka kami telah menyesatkan kamu, sesungguhnya kami sendiri, orang-orang yang sesat.”
Verse 33
ﮇﮈﮉﮊﮋ
ﮌ
Maka sesungguhnya mereka pada hari itu bersama-sama merasakan azab.
Verse 34
ﮍﮎﮏﮐ
ﮑ
Sungguh, demikianlah Kami memperlakukan terhadap orang-orang yang berbuat dosa.
Verse 35
Sungguh, dahulu apabila dikatakan kepada mereka, “La ilaha illallah” (Tidak ada tuhan selain Allah), mereka menyombongkan diri,
Verse 36
ﮝﮞﮟﮠﮡﮢ
ﮣ
dan mereka berkata, “Apakah kami harus meninggalkan sesembahan kami karena seorang penyair gila?”
Verse 37
ﮤﮥﮦﮧﮨ
ﮩ
Padahal dia (Muhammad) datang dengan membawa kebenaran dan membenarkan rasul-rasul (sebelumnya).
Verse 38
ﮪﮫﮬﮭ
ﮮ
Sungguh, kamu pasti akan merasakan azab yang pedih.
Verse 39
ﮯﮰﮱﯓﯔﯕ
ﯖ
Dan kamu tidak diberi balasan melainkan terhadap apa yang telah kamu kerjakan,
Verse 40
ﯗﯘﯙﯚ
ﯛ
tetapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa),
Verse 41
ﯜﯝﯞﯟ
ﯠ
mereka itu memperoleh rezeki yang sudah ditentukan,
Verse 42
ﯡﯢﯣ
ﯤ
(yaitu) buah-buahan. Dan mereka orang yang dimuliakan,
Verse 43
ﯥﯦﯧ
ﯨ
di dalam surga-surga yang penuh kenikmatan,
Verse 44
ﯩﯪﯫ
ﯬ
(mereka duduk) berhadap-hadapan di atas dipan-dipan.
Verse 45
ﯭﯮﯯﯰﯱ
ﯲ
Kepada mereka diedarkan gelas (yang berisi air) dari mata air (surga),
Verse 46
ﯳﯴﯵ
ﯶ
(warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum.
Verse 47
Tidak ada di dalamnya (unsur) yang memabukkan dan mereka tidak mabuk karenanya.
Verse 48
ﯿﰀﰁﰂ
ﰃ
Dan di sisi mereka ada (bidadari-bidadari) yang bermata indah, dan membatasi pandangannya,
Verse 49
ﰄﰅﰆ
ﰇ
seakan-akan mereka adalah telur yang tersimpan dengan baik.
Verse 50
ﰈﰉﰊﰋﰌ
ﰍ
Lalu mereka berhadap-hadapan satu sama lain sambil bercakap-cakap.
Verse 51
Berkatalah salah seorang di antara mereka, “Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) pernah mempunyai seorang teman,
Verse 52
ﭑﭒﭓﭔ
ﭕ
yang berkata, “Apakah sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang membenarkan (hari berbangkit)?
Verse 53
Apabila kita telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kita benar-benar (akan dibangkitkan) untuk diberi pembalasan?”
Verse 54
ﭞﭟﭠﭡ
ﭢ
Dia berkata, “Maukah kamu meninjau (temanku itu)?”
Verse 55
ﭣﭤﭥﭦﭧ
ﭨ
Maka dia meninjaunya, lalu dia melihat (teman)nya itu di tengah-tengah neraka yang menyala-nyala.
Verse 56
ﭩﭪﭫﭬﭭ
ﭮ
Dia berkata, “Demi Allah, engkau hampir saja mencelakakanku,
Verse 57
ﭯﭰﭱﭲﭳﭴ
ﭵ
dan sekiranya bukan karena nikmat Tuhanku pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret (ke neraka).”
Verse 58
ﭶﭷﭸ
ﭹ
Maka apakah kita tidak akan mati?
Verse 59
ﭺﭻﭼﭽﭾﭿ
ﮀ
Kecuali kematian kita yang pertama saja (di dunia), dan kita tidak akan diazab (di akhirat ini)?”
Verse 60
ﮁﮂﮃﮄﮅ
ﮆ
Sungguh, ini benar-benar kemenangan yang agung.
Verse 61
ﮇﮈﮉﮊ
ﮋ
Untuk (kemenangan) serupa ini, hendaklah beramal orang-orang yang mampu beramal.
Verse 62
ﮌﮍﮎﮏﮐﮑ
ﮒ
Apakah (makanan surga) itu hidangan yang lebih baik ataukah pohon zaqqum.
Verse 63
ﮓﮔﮕﮖ
ﮗ
Sungguh, Kami menjadikannya (pohon zaqqum itu) sebagai azab bagi orang-orang zhalim.
Verse 64
ﮘﮙﮚﮛﮜﮝ
ﮞ
Sungguh, itu adalah pohon yang keluar dari dasar neraka Jahim,
Verse 65
ﮟﮠﮡﮢ
ﮣ
Mayangnya seperti kepala-kepala setan.
Verse 66
ﮤﮥﮦﮧﮨﮩ
ﮪ
Maka sungguh, mereka benar-benar memakan sebagian darinya (buah pohon itu), dan mereka memenuhi perutnya dengan buahnya (zaqqum).
Verse 67
Kemudian sungguh, setelah makan (buah zaqqum) mereka mendapat minuman yang dicampur dengan air yang sangat panas.
Verse 68
ﯔﯕﯖﯗﯘ
ﯙ
Kemudian pasti tempat kembali mereka ke neraka Jahim.
Verse 69
ﯚﯛﯜﯝ
ﯞ
Sesungguhnya mereka mendapati nenek moyang mereka dalam keadaan sesat,
Verse 70
ﯟﯠﯡﯢ
ﯣ
lalu mereka tergesa-gesa mengikuti jejak (nenek moyang) mereka.
Verse 71
ﯤﯥﯦﯧﯨ
ﯩ
Dan sungguh, sebelum mereka (Suku Quraisy), telah sesat sebagian besar dari orang-orang yang dahulu,
Verse 72
ﯪﯫﯬﯭ
ﯮ
dan sungguh, Kami telah mengutus (rasul) pemberi peringatan di kalangan mereka.
Verse 73
ﯯﯰﯱﯲﯳ
ﯴ
Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu,
Verse 74
ﯵﯶﯷﯸ
ﯹ
kecuali hamba-hamba Allah yang disucikan (dari dosa).
Verse 75
ﯺﯻﯼﯽﯾ
ﯿ
Dan sungguh, Nuh telah berdoa kepada Kami, maka sungguh, Kamilah sebaik-baik yang memperkenankan doa.
Verse 76
ﰀﰁﰂﰃﰄ
ﰅ
Kami telah menyelamatkan dia dan pengikutnya dari bencana yang besar.
Verse 77
ﭑﭒﭓﭔ
ﭕ
Dan Kami jadikan anak cucunya orang-orang yang melanjutkan keturunan.
Verse 78
ﭖﭗﭘﭙ
ﭚ
Dan Kami abadikan untuk Nuh (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian;
Verse 79
ﭛﭜﭝﭞﭟ
ﭠ
”Kesejahteraan (Kami limpahkan) atas Nuh di seluruh alam.”
Verse 80
ﭡﭢﭣﭤ
ﭥ
Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
Verse 81
ﭦﭧﭨﭩ
ﭪ
Sungguh, dia termasuk di antara hamba-hamba Kami yang beriman.
Verse 82
ﭫﭬﭭ
ﭮ
Kemudian Kami tenggelamkan yang lain.
Verse 83
ﭯﭰﭱﭲﭳ
ﭴ
Dan sungguh, Ibrahim termasuk golongannya (Nuh).
Verse 84
ﭵﭶﭷﭸﭹ
ﭺ
(Ingatlah) ketika dia datang kepada Tuhannya dengan hati yang suci,
Verse 85
ﭻﭼﭽﭾﭿﮀ
ﮁ
(ingatlah) ketika dia berkata kepada ayahnya dan kaumnya, “Apakah yang kamu sembah itu?
Verse 86
ﮂﮃﮄﮅﮆ
ﮇ
Apakah kamu menghendaki kebohongan dengan sesembahan selain Allah itu?
Verse 87
ﮈﮉﮊﮋ
ﮌ
Maka bagaimana anggapanmu terhadap Tuhan seluruh alam?”
Verse 88
ﮍﮎﮏﮐ
ﮑ
Lalu dia memandang sekilas ke bintang-bintang,
Verse 89
ﮒﮓﮔ
ﮕ
kemudian dia (Ibrahim) berkata, “Sesungguhnya aku sakit.”
Verse 90
ﮖﮗﮘ
ﮙ
Lalu mereka berpaling dari dia dan pergi meninggalkannya.
Verse 91
ﮚﮛﮜﮝﮞﮟ
ﮠ
Kemudian dia (Ibrahim) pergi dengan diam-diam kepada berhala-berhala mereka; lalu dia berkata, “Mengapa kamu tidak makan?
Verse 92
ﮡﮢﮣﮤ
ﮥ
Mengapa kamu tidak menjawab?”
Verse 93
ﮦﮧﮨﮩ
ﮪ
Lalu dihadapinya (berhala-berhala) itu sambil memukulnya dengan tangan kanannya.
Verse 94
ﮫﮬﮭ
ﮮ
Kemudian mereka (kaumnya) datang bergegas kepadanya.
Verse 95
ﮯﮰﮱﯓ
ﯔ
Dia (Ibrahim) berkata, “Apakah kamu menyembah patung-patung yang kamu pahat itu?
Verse 96
ﯕﯖﯗﯘ
ﯙ
Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu.”
Verse 97
Mereka berkata, “Buatlah bangunan (perapian) untuknya (membakar Ibrahim); lalu lemparkan dia ke dalam api yang menyala-nyala itu.”
Verse 98
ﯢﯣﯤﯥﯦ
ﯧ
Maka mereka bermaksud memperdayainya dengan (membakar)nya, (namun Allah menyelamatkannya), lalu Kami jadikan mereka orang-orang yang hina.
Verse 99
ﯨﯩﯪﯫﯬﯭ
ﯮ
Dan dia (Ibrahim) berkata, “Sesungguhnya aku harus pergi (menghadap) kepada Tuhanku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku.
Verse 100
ﯯﯰﯱﯲﯳ
ﯴ
Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang yang shalih.”
Verse 101
ﯵﯶﯷ
ﯸ
Maka Kami beri kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang sangat sabar (Ismail).
Verse 102
Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, “Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.”
Verse 103
ﭑﭒﭓﭔ
ﭕ
Maka ketika keduanya telah berserah diri dan dia (Ibrahim) membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (untuk melaksanakan perintah Allah).
Verse 104
ﭖﭗﭘ
ﭙ
Lalu Kami panggil dia, “Wahai Ibrahim!
Verse 105
sungguh, engkau telah membenarkan mimpi itu.” Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
Verse 106
ﭣﭤﭥﭦﭧ
ﭨ
Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.
Verse 107
ﭩﭪﭫ
ﭬ
Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.
Verse 108
ﭭﭮﭯﭰ
ﭱ
Dan Kami abadikan untuk Ibrahim (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,
Verse 109
ﭲﭳﭴ
ﭵ
”Selamat sejahtera bagi Ibrahim.”
Verse 110
ﭶﭷﭸ
ﭹ
Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
Verse 111
ﭺﭻﭼﭽ
ﭾ
Sungguh, dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
Verse 112
ﭿﮀﮁﮂﮃ
ﮄ
Dan Kami beri dia kabar gembira dengan (kelahiran) Ishak seorang nabi yang termasuk orang-orang yang shalih.
Verse 113
Dan Kami limpahkan keberkahan kepadanya dan kepada Ishak. Dan di antara keturunan keduanya ada yang berbuat baik dan ada (pula) yang terang-terangan berbuat zhalim terhadap dirinya sendiri.
Verse 114
ﮑﮒﮓﮔﮕ
ﮖ
Dan sungguh, Kami telah melimpahkan nikmat kepada Musa dan Harun.
Verse 115
ﮗﮘﮙﮚﮛ
ﮜ
Dan Kami selamatkan keduanya dan kaumnya dari bencana yang besar,
Verse 116
ﮝﮞﮟﮠ
ﮡ
dan Kami tolong mereka, sehingga jadilah mereka orang-orang yang menang.
Verse 117
ﮢﮣﮤ
ﮥ
Dan Kami berikan kepada keduanya Kitab yang sangat jelas,
Verse 118
ﮦﮧﮨ
ﮩ
dan Kami tunjukkan keduanya jalan yang lurus.
Verse 119
ﮪﮫﮬﮭ
ﮮ
Dan Kami abadikan untuk keduanya (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,
Verse 120
ﮯﮰﮱﯓ
ﯔ
”Selamat sejahtera bagi Musa dan Harun.”
Verse 121
ﯕﯖﯗﯘ
ﯙ
Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
Verse 122
ﯚﯛﯜﯝ
ﯞ
Sungguh, keduanya termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
Verse 123
ﯟﯠﯡﯢ
ﯣ
Dan sungguh, Ilyas benar-benar termasuk salah seorang rasul.
Verse 124
ﯤﯥﯦﯧﯨ
ﯩ
(Ingatlah) ketika dia berkata kepada kaumnya, “Mengapa kamu tidak bertakwa?
Verse 125
ﯪﯫﯬﯭﯮ
ﯯ
Patutkah kamu menyembah Ba’l dan kamu tinggalkan (Allah) sebaik-baik pencipta.
Verse 126
ﯰﯱﯲﯳﯴ
ﯵ
(Yaitu) Allah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu yang terdahulu?”
Verse 127
ﭑﭒﭓ
ﭔ
Tetapi mereka mendustakannya (Ilyas), maka sungguh, mereka akan diseret (ke neraka),
Verse 128
ﭕﭖﭗﭘ
ﭙ
kecuali hamba-hamba Allah yang disucikan (dari dosa),
Verse 129
ﭚﭛﭜﭝ
ﭞ
Dan Kami abadikan untuk Ilyas (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian.
Verse 130
ﭟﭠﭡﭢ
ﭣ
”Selamat sejahtera bagi Ilyas.”
Verse 131
ﭤﭥﭦﭧ
ﭨ
Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
Verse 132
ﭩﭪﭫﭬ
ﭭ
Sungguh, dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
Verse 133
ﭮﭯﭰﭱ
ﭲ
Dan sungguh, Luth benar-benar termasuk salah seorang rasul.
Verse 134
ﭳﭴﭵﭶ
ﭷ
(Ingatlah) ketika Kami telah menyelamatkan dia dan pengikutnya semua,
Verse 135
ﭸﭹﭺﭻ
ﭼ
kecuali seorang perempuan tua (istrinya) bersama-sama orang yang tinggal (di kota).
Verse 136
ﭽﭾﭿ
ﮀ
Kemudian Kami binasakan orang-orang yang lain.
Verse 137
ﮁﮂﮃﮄ
ﮅ
Dan sesungguhnya kamu (penduduk Mekah) benar-benar akan melalui (bekas-bekas) mereka pada waktu pagi,
Verse 138
ﮆﮇﮈﮉ
ﮊ
dan pada waktu malam. Maka mengapa kamu tidak mengerti?
Verse 139
ﮋﮌﮍﮎ
ﮏ
Dan sungguh, Yunus benar-benar termasuk salah seorang rasul,
Verse 140
ﮐﮑﮒﮓﮔ
ﮕ
(ingatlah) ketika dia lari, ke kapal yang penuh muatan,
Verse 141
ﮖﮗﮘﮙ
ﮚ
kemudian dia ikut diundi ternyata dia termasuk orang-orang yang kalah (dalam undian).
Verse 142
ﮛﮜﮝﮞ
ﮟ
Maka dia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela.
Verse 143
ﮠﮡﮢﮣﮤ
ﮥ
Maka sekiranya dia tidak termasuk orang yang banyak berdzikir (bertasbih) kepada Allah,
Verse 144
ﮦﮧﮨﮩﮪﮫ
ﮬ
niscaya dia akan tetap tinggal di perut (ikan itu) sampai hari kebangkitan.
Verse 145
ﮭﮮﮯﮰﮱ
ﯓ
Kemudian Kami lemparkan dia ke daratan yang tandus, sedang dia dalam keadaan sakit.
Verse 146
ﯔﯕﯖﯗﯘ
ﯙ
Kemudian untuk dia Kami tumbuhkan sebatang pohon dari jenis labu.
Verse 147
ﯚﯛﯜﯝﯞﯟ
ﯠ
Dan Kami utus dia kepada seratus ribu (orang) atau lebih,
Verse 148
ﯡﯢﯣﯤ
ﯥ
sehingga mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu tertentu.
Verse 149
ﯦﯧﯨﯩﯪ
ﯫ
Maka tanyakanlah (Muhammad) kepada mereka (orang-orang kafir Mekah), “Apakah anak-anak perempuan itu untuk Tuhanmu sedangkan untuk mereka anak-anak laki-laki?”
Verse 150
ﯬﯭﯮﯯﯰﯱ
ﯲ
atau apakah Kami menciptakan malaikat-malaikat berupa perempuan sedangkan mereka menyaksikan(nya)?
Verse 151
ﯳﯴﯵﯶﯷ
ﯸ
Ingatlah, sesungguhnya di antara kebohongannya mereka benar-benar mengatakan,
Verse 152
ﯹﯺﯻﯼ
ﯽ
”Allah mempunyai anak.” Dan sungguh, mereka benar-benar pendusta,
Verse 153
ﯾﯿﰀﰁ
ﰂ
apakah Dia (Allah) memilih anak-anak perempuan daripada anak-anak laki-laki?
Verse 154
ﭑﭒﭓﭔ
ﭕ
Mengapa kamu ini? Bagaimana (caranya) kamu menetapkan?
Verse 155
ﭖﭗ
ﭘ
Maka mengapa kamu tidak memikirkan?
Verse 156
ﭙﭚﭛﭜ
ﭝ
Ataukah kamu mempunyai bukti yang jelas?
Verse 157
ﭞﭟﭠﭡﭢ
ﭣ
(Kalau begitu) maka bawalah kitabmu jika kamu orang yang benar.
Verse 158
Dan mereka mengadakan (hubungan) nasab (keluarga) antara Dia (Allah) dan jin. Dan sungguh, jin telah mengetahui bahwa mereka pasti akan diseret (ke neraka),
Verse 159
ﭰﭱﭲﭳ
ﭴ
Mahasuci Allah dari apa yang mereka sifatkan,
Verse 160
ﭵﭶﭷﭸ
ﭹ
kecuali hamba-hamba Allah yang disucikan (dari dosa).
Verse 161
ﭺﭻﭼ
ﭽ
Maka sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah itu,
Verse 162
ﭾﭿﮀﮁ
ﮂ
tidak akan dapat menyesatkan (seseorang) terhadap Allah,
Verse 163
ﮃﮄﮅﮆﮇ
ﮈ
kecuali orang-orang yang akan masuk ke neraka Jahim.
Verse 164
ﮉﮊﮋﮌﮍﮎ
ﮏ
Dan tidak satu pun di antara kami (malaikat) melainkan masing-masing mempunyai kedudukan tertentu,
Verse 165
ﮐﮑﮒ
ﮓ
dan sesungguhnya kami selalu teratur dalam barisan (dalam melaksanakan perintah Allah).
Verse 166
ﮔﮕﮖ
ﮗ
Dan sungguh, kami benar-benar terus bertasbih (kepada Allah).
Verse 167
ﮘﮙﮚ
ﮛ
Dan sesungguhnya mereka (orang kafir Mekah) benar-benar pernah berkata,
Verse 168
ﮜﮝﮞﮟﮠﮡ
ﮢ
”Sekiranya di sisi kami ada sebuah kitab dari (kitab-kitab yang diturunkan) kepada orang-orang dahulu,
Verse 169
ﮣﮤﮥﮦ
ﮧ
tentu kami akan menjadi hamba Allah yang disucikan (dari dosa).”
Verse 170
ﮨﮩﮪﮫﮬ
ﮭ
Tetapi ternyata mereka mengingkarinya (Al-Qur'an); maka kelak mereka akan mengetahui (akibat keingkarannya itu).
Verse 171
ﮮﮯﮰﮱﯓ
ﯔ
Dan sungguh, janji Kami telah tetap bagi hamba-hamba Kami yang menjadi rasul,
Verse 172
ﯕﯖﯗ
ﯘ
(yaitu) mereka itu pasti akan mendapat pertolongan.
Verse 173
ﯙﯚﯛﯜ
ﯝ
Dan sesungguhnya bala tentara Kami itulah yang pasti menang.
Verse 174
ﯞﯟﯠﯡ
ﯢ
Maka berpalinglah engkau (Muhammad) dari mereka sampai waktu tertentu,
Verse 175
ﯣﯤﯥ
ﯦ
dan perlihatkanlah kepada mereka, maka kelak mereka akan melihat (azab itu).
Verse 176
ﯧﯨ
ﯩ
Maka apakah mereka meminta agar azab Kami disegerakan?
Verse 177
ﯪﯫﯬﯭﯮﯯ
ﯰ
Maka apabila (siksaan) itu turun di halaman mereka, maka sangat buruklah pagi hari bagi orang-orang yang diperingatkan itu.
Verse 178
ﯱﯲﯳﯴ
ﯵ
Dan berpalinglah engkau dari mereka sampai waktu tertentu.
Verse 179
ﯶﯷﯸ
ﯹ
Dan perlihatkanlah, maka kelak mereka akan melihat (azab itu).
Verse 180
ﯺﯻﯼﯽﯾﯿ
ﰀ
Mahasuci Tuhanmu, Tuhan Yang Mahaperkasa dari sifat yang mereka katakan.
Verse 181
ﰁﰂﰃ
ﰄ
Dan selamat sejahtera bagi para rasul.
Verse 182
ﰅﰆﰇﰈ
ﰉ
Dan segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam.
تقدم القراءة