Terjemahan Surah Surah Asy-Syu’araa (Para Penyair) dalam الإندونيسية dari Indonesian - Indonesian translation
Verse 1
ﭑ
ﭒ
Surah Asy-Syu’araa (Para Penyair)
Tha Sin Mim
Verse 2
ﭓﭔﭕﭖ
ﭗ
Inilah ayat-ayat Kitab (Al-Qur'an) yang jelas.
Verse 3
ﭘﭙﭚﭛﭜﭝ
ﭞ
Boleh jadi engkau (Muhammad) akan membinasakan dirimu (dengan kesedihan), karena mereka (penduduk Mekah) tidak beriman.
Verse 4
Jika Kami menghendaki, niscaya Kami turunkan kepada mereka mukjizat dari langit, yang akan membuat tengkuk mereka tunduk dengan rendah hati kepadanya.
Verse 5
Dan setiap kali disampaikan kepada mereka suatu peringatan baru (ayat Al-Qur'an yang diturunkan) dari Tuhan Yang Maha Pengasih, mereka selalu berpaling darinya.
Verse 6
Sungguh, mereka telah mendustakan (Al-Qur'an), maka kelak akan datang kepada mereka (kebenaran) berita-berita mengenai apa (azab) yang dulu mereka perolok-olokkan.
Verse 7
Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, betapa banyak Kami tumbuhkan di bumi itu berbagai macam (tumbuh-tumbuhan) yang baik?
Verse 8
Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kebesaran Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Verse 9
ﮖﮗﮘﮙﮚ
ﮛ
Dan sungguh, Tuhanmu Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
Verse 10
Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu menyeru Musa (dengan firman-Nya), “Datangilah kaum yang zhalim itu,
Verse 11
ﮥﮦﮧﮨﮩ
ﮪ
(yaitu) kaum Fir‘aun. Mengapa mereka tidak bertakwa?”
Verse 12
ﮫﮬﮭﮮﮯﮰ
ﮱ
Dia (Musa) berkata, “Ya Tuhanku, sungguh, aku takut mereka akan mendustakan aku,
Verse 13
sehingga dadaku terasa sempit dan lidahku tidak lancar, maka utuslah Harun (bersamaku).
Verse 14
ﯜﯝﯞﯟﯠﯡ
ﯢ
Sebab aku berdosa terhadap mereka, maka aku takut mereka akan membunuhku.”
Verse 15
(Allah) berfirman, “Jangan takut (mereka tidak akan dapat membunuhmu)! Maka pergilah kamu berdua dengan membawa ayat-ayat Kami (mukjizat-mukjizat); sungguh, Kami bersamamu mendengarkan (apa yang mereka katakan),
Verse 16
maka datanglah kamu berdua kepada Fir‘aun dan katakan, “Sesungguhnya kami adalah rasul-rasul Tuhan seluruh alam,
Verse 17
ﯵﯶﯷﯸﯹ
ﯺ
lepaskanlah Bani Israil (pergi) bersama kami.”
Verse 18
Dia (Fir‘aun) menjawab, “Bukankah kami telah mengasuhmu dalam lingkungan (keluarga) kami, waktu engkau masih kanak-kanak dan engkau tinggal bersama kami beberapa tahun dari umurmu.
Verse 19
Dan engkau (Musa) telah melakukan (kesalahan dari) perbuatan yang telah engkau lakukan dan engkau termasuk orang yang tidak tahu berterima kasih.”
Verse 20
ﭑﭒﭓﭔﭕﭖ
ﭗ
Dia (Musa) berkata, “Aku telah melakukannya, dan ketika itu aku termasuk orang yang khilaf.
Verse 21
Lalu aku lari darimu karena aku takut kepadamu, kemudian Tuhanku menganugerahkan ilmu kepadaku serta Dia menjadikan aku salah seorang di antara rasul-rasul.
Verse 22
Dan itulah kebaikan yang telah engkau berikan kepadaku, (sementara) itu engkau telah memperbudak Bani Israil.”
Verse 23
ﭭﭮﭯﭰﭱ
ﭲ
Fir‘aun bertanya, “Siapa Tuhan seluruh alam itu?”
Verse 24
Dia (Musa) menjawab, “Tuhan pencipta langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya (itulah Tuhanmu), jika kamu mempercayai-Nya.”
Verse 25
ﭾﭿﮀﮁﮂ
ﮃ
Dia (Fir‘aun) berkata kepada orang-orang di sekelilingnya, “Apakah kamu tidak mendengar (apa yang dikatakannya)?”
Verse 26
ﮄﮅﮆﮇﮈ
ﮉ
Dia (Musa) berkata, “(Dia) Tuhanmu dan juga Tuhan nenek moyangmu terdahulu.”
Verse 27
Dia (Fir‘aun) berkata, “Sungguh, Rasulmu yang diutus kepada kamu benar-benar orang gila.”
Verse 28
Dia (Musa) berkata, “(Dialah) Tuhan (yang menguasai) timur dan barat dan apa yang ada di antara keduanya; jika kamu mengerti.”
Verse 29
Dia (Fir‘aun) berkata, “Sungguh, jika engkau menyembah Tuhan selain aku, pasti aku masukkan engkau ke dalam penjara.”
Verse 30
ﮦﮧﮨﮩﮪ
ﮫ
Dia (Musa) berkata, “Apakah (engkau akan melakukan itu) sekalipun aku tunjukkan kepadamu sesuatu (bukti) yang nyata?”
Verse 31
Dia (Fir‘aun) berkata, “Tunjukkan sesuatu (bukti yang nyata) itu, jika engkau termasuk orang yang benar!”
Verse 32
ﯕﯖﯗﯘﯙﯚ
ﯛ
Maka dia (Musa) melemparkan tongkatnya, tiba-tiba tongkat itu menjadi ular besar yang sebenarnya.
Verse 33
ﯜﯝﯞﯟﯠﯡ
ﯢ
Dan dia mengeluarkan tangannya (dari dalam bajunya), tiba-tiba tangan itu menjadi putih (bercahaya) bagi orang-orang yang melihatnya.
Verse 34
Dia (Fir‘aun) berkata kepada para pemuka di sekelilingnya, “Sesungguhnya dia (Musa) ini pasti seorang pesihir yang pandai,
Verse 35
dia hendak mengusir kamu dari negerimu dengan sihirnya; karena itu apakah yang kamu sarankan?”
Verse 36
Mereka menjawab, “Tahanlah (untuk sementara) dia dan saudaranya, dan utuslah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan (pesihir),
Verse 37
ﯼﯽﯾﯿ
ﰀ
niscaya mereka akan mendatangkan semua pesihir yang pandai kepadamu.”
Verse 38
ﰁﰂﰃﰄﰅ
ﰆ
Lalu dikumpulkanlah para pesihir pada waktu (yang ditetapkan) pada hari yang telah ditentukan,
Verse 39
ﰇﰈﰉﰊﰋ
ﰌ
dan diumumkan kepada orang banyak, “Berkumpullah kamu semua,
Verse 40
agar kita mengikuti para pesihir itu, jika mereka yang menang.”
Verse 41
Maka ketika para pesihir datang, mereka berkata kepada Fir‘aun, “Apakah kami benar-benar akan mendapat imbalan yang besar jika kami yang menang?”
Verse 42
ﭦﭧﭨﭩﭪﭫ
ﭬ
Dia (Fir‘aun) menjawab, “Ya, dan bahkan kamu pasti akan mendapat kedudukan yang dekat (kepadaku).”
Verse 43
Dia (Musa) berkata kepada mereka, “Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan.”
Verse 44
Lalu mereka melemparkan tali temali dan tongkat-tongkat mereka seraya berkata, “Demi kekuasaan Fir‘aun, pasti kamilah yang akan menang.”
Verse 45
Kemudian Musa melemparkan tongkatnya, maka tiba-tiba ia menelan benda-benda palsu yang mereka ada-adakan itu.
Verse 46
ﮈﮉﮊ
ﮋ
Maka menyungkurlah para pesihir itu, bersujud.
Verse 47
ﮌﮍﮎﮏ
ﮐ
Mereka berkata, “Kami beriman kepada Tuhan seluruh alam,
Verse 48
ﮑﮒﮓ
ﮔ
(yaitu) Tuhannya Musa dan Harun.”
Verse 49
Dia (Fir‘aun) berkata, “Mengapa kamu beriman kepada Musa sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya dia pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu. Nanti kamu pasti akan tahu (akibat perbuatanmu). Pasti akan kupotong tangan dan kakimu bersilang dan sungguh, akan kusalib kamu semuanya.”
Verse 50
Mereka berkata, “Tidak ada yang kami takutkan, karena kami akan kembali kepada Tuhan kami.
Verse 51
Sesungguhnya kami sangat menginginkan sekiranya Tuhan kami akan mengampuni kesalahan kami, karena kami menjadi orang yang pertama-tama beriman.”
Verse 52
Dan Kami wahyukan (perintahkan) kepada Musa, “Pergilah pada malam hari dengan membawa hamba-hamba-Ku (Bani Israil), sebab pasti kamu akan dikejar.”
Verse 53
ﯭﯮﯯﯰﯱ
ﯲ
Kemudian Fir‘aun mengirimkan orang ke kota-kota (untuk mengumpulkan bala tentaranya).
Verse 54
ﯳﯴﯵﯶ
ﯷ
(Fir‘aun berkata), “Sesungguhnya mereka (Bani Israil) hanya sekelompok kecil,
Verse 55
ﯸﯹﯺ
ﯻ
dan sesungguhnya mereka telah berbuat hal-hal yang menimbulkan amarah kita,
Verse 56
ﯼﯽﯾ
ﯿ
dan sesungguhnya kita semua tanpa kecuali harus selalu waspada.”
Verse 57
ﰀﰁﰂﰃ
ﰄ
Kemudian, Kami keluarkan mereka (Fir‘aun dan kaumnya) dari taman-taman dan mata air,
Verse 58
ﰅﰆﰇ
ﰈ
dan (dari) harta kekayaan dan kedudukan yang mulia,
Verse 59
ﰉﰊﰋﰌﰍ
ﰎ
demikianlah, dan Kami anugerahkan semuanya (itu) kepada Bani Israil.
Verse 60
ﰏﰐ
ﰑ
Lalu (Fir‘aun dan bala tentaranya) dapat menyusul mereka pada waktu matahari terbit.
Verse 61
Maka ketika kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa, “Kita benar-benar akan tersusul.”
Verse 62
Dia (Musa) menjawab, “Sekali-kali tidak akan (tersusul); sesungguhnya Tuhanku bersamaku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku.”
Verse 63
Lalu Kami wahyukan kepada Musa, “Pukullah laut itu dengan tongkatmu.” Maka terbelahlah lautan itu, dan setiap belahan seperti gunung yang besar.
Verse 64
ﭱﭲﭳ
ﭴ
Dan di sanalah Kami dekatkan golongan yang lain.
Verse 65
ﭵﭶﭷﭸﭹ
ﭺ
Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang bersamanya.
Verse 66
ﭻﭼﭽ
ﭾ
Kemudian Kami tenggelamkan golongan yang lain.
Verse 67
Sungguh, pada yang demikian itu terdapat suatu tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Verse 68
ﮉﮊﮋﮌﮍ
ﮎ
Dan sesungguhnya Tuhanmu Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
Verse 69
ﮏﮐﮑﮒ
ﮓ
Dan bacakanlah kepada mereka kisah Ibrahim.
Verse 70
ﮔﮕﮖﮗﮘﮙ
ﮚ
Ketika dia (Ibrahim) berkata kepada ayahnya dan kaumnya, “Apakah yang kamu sembah?”
Verse 71
ﮛﮜﮝﮞﮟﮠ
ﮡ
Mereka menjawab, “Kami menyembah berhala-berhala dan kami senantiasa tekun menyembahnya.”
Verse 72
ﮢﮣﮤﮥﮦ
ﮧ
Dia (Ibrahim) berkata, “Apakah mereka mendengarmu ketika kamu berdoa (kepadanya)?
Verse 73
ﮨﮩﮪﮫ
ﮬ
Atau (dapatkah) mereka memberi manfaat atau mencelakakan kamu?”
Verse 74
ﮭﮮﮯﮰﮱﯓ
ﯔ
Mereka menjawab, “Tidak, tetapi kami dapati nenek moyang kami berbuat begitu.”
Verse 75
ﯕﯖﯗﯘﯙ
ﯚ
Dia (Ibrahim) berkata, “Apakah kamu memperhatikan apa yang kamu sembah,
Verse 76
ﯛﯜﯝ
ﯞ
kamu dan nenek moyang kamu yang terdahulu?
Verse 77
ﯟﯠﯡﯢﯣﯤ
ﯥ
Sesungguhnya mereka (apa yang kamu sembah) itu musuhku, lain halnya Tuhan seluruh alam,
Verse 78
ﯦﯧﯨﯩ
ﯪ
(yaitu) Yang telah menciptakan aku, maka Dia yang memberi petunjuk kepadaku,
Verse 79
ﯫﯬﯭﯮ
ﯯ
dan Yang memberi makan dan minum kepadaku;
Verse 80
ﯰﯱﯲﯳ
ﯴ
dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku,
Verse 81
ﯵﯶﯷﯸ
ﯹ
dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali),
Verse 82
dan Yang sangat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari Kiamat.”
Verse 83
ﰃﰄﰅﰆﰇﰈ
ﰉ
(Ibrahim berdoa), “Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku ilmu dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang shalih,
Verse 84
ﭑﭒﭓﭔﭕﭖ
ﭗ
dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian,
Verse 85
ﭘﭙﭚﭛﭜ
ﭝ
dan jadikanlah aku termasuk orang yang mewarisi surga yang penuh kenikmatan,
Verse 86
ﭞﭟﭠﭡﭢﭣ
ﭤ
dan ampunilah ayahku, sesungguhnya dia termasuk orang yang sesat,
Verse 87
ﭥﭦﭧﭨ
ﭩ
dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan,
Verse 88
ﭪﭫﭬﭭﭮﭯ
ﭰ
(yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna,
Verse 89
ﭱﭲﭳﭴﭵﭶ
ﭷ
kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,
Verse 90
ﭸﭹﭺ
ﭻ
dan surga didekatkan kepada orang-orang yang bertakwa,
Verse 91
ﭼﭽﭾ
ﭿ
dan neraka Jahim diperlihatkan dengan jelas kepada orang-orang yang sesat,”
Verse 92
ﮀﮁﮂﮃﮄﮅ
ﮆ
dan dikatakan kepada mereka, “Di mana berhala-berhala yang dahulu kamu sembah,
Verse 93
selain Allah? Dapatkah mereka menolong kamu atau menolong diri mereka sendiri?”
Verse 94
ﮏﮐﮑﮒ
ﮓ
Maka mereka (sesembahan itu) dijungkirkan ke dalam neraka bersama orang-orang yang sesat,
Verse 95
ﮔﮕﮖ
ﮗ
dan bala tentara Iblis semuanya.
Verse 96
ﮘﮙﮚﮛ
ﮜ
Mereka berkata sambil bertengkar di dalamnya (neraka),
Verse 97
ﮝﮞﮟﮠﮡﮢ
ﮣ
”Demi Allah, sesungguhnya kita dahulu (di dunia) dalam kesesatan yang nyata,
Verse 98
ﮤﮥﮦﮧ
ﮨ
karena kita mempersamakan kamu (berhala-berhala) dengan Tuhan seluruh alam.
Verse 99
ﮩﮪﮫﮬ
ﮭ
Dan tidak ada yang menyesatkan kita kecuali orang-orang yang berdosa.
Verse 100
ﮮﮯﮰﮱ
ﯓ
Maka sehingga (sekarang) kita tidak mempunyai pemberi syafaat (penolong),
Verse 101
ﯔﯕﯖ
ﯗ
dan tidak pula mempunyai teman yang akrab,
Verse 102
Maka seandainya kita dapat kembali (ke dunia) niscaya kita menjadi orang-orang yang beriman.”
Verse 103
Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Verse 104
ﯪﯫﯬﯭﯮ
ﯯ
Dan sungguh, Tuhanmu benar-benar Dialah Mahaperkasa, Maha Penyayang.
Verse 105
ﯰﯱﯲﯳ
ﯴ
Kaum Nuh telah mendustakan para rasul.
Verse 106
Ketika saudara mereka (Nuh) berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?
Verse 107
ﯽﯾﯿﰀ
ﰁ
Sesungguhnya aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
Verse 108
ﰂﰃﰄ
ﰅ
Maka bertakwalah kamu kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Verse 109
Dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan itu; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.
Verse 110
ﰓﰔﰕ
ﰖ
Maka bertakwalah kamu kepada Allah dan taatlah kepadaku.”
Verse 111
ﰗﰘﰙﰚﰛﰜ
ﰝ
Mereka berkata, “Apakah kami harus beriman kepadamu, padahal pengikut-pengikutmu orang-orang yang hina?”
Verse 112
ﭑﭒﭓﭔﭕﭖ
ﭗ
Dia (Nuh) menjawab, “Tidak ada pengetahuanku tentang apa yang mereka kerjakan.
Verse 113
Perhitungan (amal perbuatan) mereka tidak lain hanyalah kepada Tuhanku, jika kamu menyadari.
Verse 114
ﭡﭢﭣﭤ
ﭥ
Dan aku tidak akan mengusir orang-orang yang beriman.
Verse 115
ﭦﭧﭨﭩﭪ
ﭫ
Aku (ini) hanyalah pemberi peringatan yang jelas.”
Verse 116
Mereka berkata, “Wahai Nuh! Sungguh, jika engkau tidak (mau) berhenti, niscaya engkau termasuk orang yang dirajam (dilempari batu sampai mati).”
Verse 117
ﭵﭶﭷﭸﭹ
ﭺ
Dia (Nuh) berkata, “Ya Tuhanku, sungguh kaumku telah mendustakan aku;
Verse 118
maka berilah keputusan antara aku dengan mereka, dan selamatkanlah aku dan mereka yang beriman bersamaku.”
Verse 119
ﮅﮆﮇﮈﮉﮊ
ﮋ
Kemudian Kami menyelamatkannya Nuh dan orang-orang yang bersamanya di dalam kapal yang penuh muatan.
Verse 120
ﮌﮍﮎﮏ
ﮐ
Kemudian setelah itu Kami tenggelamkan orang-orang yang tinggal.
Verse 121
Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Verse 122
ﮛﮜﮝﮞﮟ
ﮠ
Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
Verse 123
ﮡﮢﮣ
ﮤ
(Kaum) ‘Ad telah mendustakan para rasul.
Verse 124
Ketika saudara mereka Hud berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?
Verse 125
ﮭﮮﮯﮰ
ﮱ
Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
Verse 126
ﯓﯔﯕ
ﯖ
karena itu bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Verse 127
Dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan itu; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.
Verse 128
ﯤﯥﯦﯧﯨ
ﯩ
Apakah kamu mendirikan istana-istana pada setiap tanah yang tinggi untuk kemegahan tanpa ditempati,
Verse 129
ﯪﯫﯬﯭ
ﯮ
dan kamu membuat benteng-benteng dengan harapan kamu hidup kekal?
Verse 130
ﯯﯰﯱﯲ
ﯳ
Dan apabila kamu menyiksa, maka kamu lakukan secara kejam dan bengis.
Verse 131
ﯴﯵﯶ
ﯷ
Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku,
Verse 132
ﯸﯹﯺﯻﯼ
ﯽ
dan tetaplah kamu bertakwa kepada-Nya yang telah menganugerahkan kepadamu apa yang kamu ketahui.
Verse 133
ﯾﯿﰀ
ﰁ
Dia (Allah) telah menganugerahkan kepadamu hewan ternak dan anak-anak,
Verse 134
ﰂﰃ
ﰄ
dan kebun-kebun, dan mata air,
Verse 135
ﰅﰆﰇﰈﰉﰊ
ﰋ
sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab pada hari yang besar.”
Verse 136
Mereka menjawab, “Sama saja bagi kami, apakah engkau memberi nasihat atau tidak memberi nasihat,
Verse 137
ﭑﭒﭓﭔﭕ
ﭖ
(agama kami) ini tidak lain hanyalah adat kebiasaan orang-orang terdahulu,
Verse 138
ﭗﭘﭙ
ﭚ
dan kami (sama sekali) tidak akan diazab.”
Verse 139
Maka mereka mendustakannya (Hud), lalu Kami binasakan mereka. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Verse 140
ﭨﭩﭪﭫﭬ
ﭭ
Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
Verse 141
ﭮﭯﭰ
ﭱ
Kaum Tsamud telah mendustakan para rasul.
Verse 142
Ketika saudara mereka Shalih berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?
Verse 143
ﭺﭻﭼﭽ
ﭾ
Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
Verse 144
ﭿﮀﮁ
ﮂ
karena itu bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Verse 145
Dan aku tidak meminta sesuatu imbalan kepadamu atas ajakan itu, imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.
Verse 146
ﮐﮑﮒﮓﮔ
ﮕ
Apakah kamu (mengira) akan dibiarkan tinggal di sini (di negeri kamu ini) dengan aman,
Verse 147
ﮖﮗﮘ
ﮙ
di dalam kebun-kebun dan mata air,
Verse 148
ﮚﮛﮜﮝ
ﮞ
dan tanaman-tanaman dan pohon-pohon kurma yang mayangnya lembut.
Verse 149
ﮟﮠﮡﮢﮣ
ﮤ
Dan kamu pahat dengan terampil sebagian gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah;
Verse 150
ﮥﮦﮧ
ﮨ
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;
Verse 151
ﮩﮪﮫﮬ
ﮭ
dan janganlah kamu menaati perintah orang-orang yang melampaui batas,
Verse 152
ﮮﮯﮰﮱﯓﯔ
ﯕ
yang berbuat kerusakan di bumi dan tidak mengadakan perbaikan.”
Verse 153
ﯖﯗﯘﯙﯚ
ﯛ
Mereka berkata, “Sungguh, engkau hanyalah termasuk orang yang kena sihir;
Verse 154
engkau hanyalah manusia seperti kami; maka datangkanlah sesuatu mukjizat jika engkau termasuk orang yang benar.”
Verse 155
Dia (Shalih) menjawab, “Ini seekor unta betina, yang berhak mendapatkan (giliran) minum, dan kamu juga berhak mendapatkan minum pada hari yang ditentukan.
Verse 156
Dan jangan kamu menyentuhnya (unta itu) dengan sesuatu kejahatan, nanti kamu akan ditimpa azab pada hari yang dahsyat.”
Verse 157
ﯺﯻﯼ
ﯽ
Kemudian mereka membunuhnya, lalu mereka merasa menyesal,
Verse 158
maka mereka ditimpa azab. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Verse 159
ﰋﰌﰍﰎﰏ
ﰐ
Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
Verse 160
ﭑﭒﭓﭔ
ﭕ
Kaum Luth telah mendustakan para rasul,
Verse 161
ketika saudara mereka Luth berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?”
Verse 162
ﭞﭟﭠﭡ
ﭢ
Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
Verse 163
ﭣﭤﭥ
ﭦ
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Verse 164
Dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan itu; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.
Verse 165
ﭴﭵﭶﭷ
ﭸ
Mengapa kamu mendatangi jenis laki-laki di antara manusia (berbuat homoseks),
Verse 166
dan kamu tinggalkan (perempuan) yang diciptakan Tuhan untuk menjadi istri-istri kamu? Kamu (memang) orang-orang yang melampaui batas.”
Verse 167
Mereka menjawab, “Wahai Luth! Jika engkau tidak berhenti, engkau termasuk orang-orang yang terusir.”
Verse 168
ﮏﮐﮑﮒﮓ
ﮔ
Dia (Luth) berkata, “Aku sungguh benci kepada perbuatanmu.”
Verse 169
ﮕﮖﮗﮘﮙ
ﮚ
(Luth berdoa), “Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dan keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan.”
Verse 170
ﮛﮜﮝ
ﮞ
Lalu Kami selamatkan dia bersama keluarganya semua,
Verse 171
ﮟﮠﮡﮢ
ﮣ
kecuali seorang perempuan tua (istrinya), yang termasuk dalam golongan yang tinggal.
Verse 172
ﮤﮥﮦ
ﮧ
Kemudian Kami binasakan yang lain.
Verse 173
Dan Kami hujani mereka (dengan hujan batu), maka betapa buruk hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu.
Verse 174
Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Verse 175
ﯛﯜﯝﯞﯟ
ﯠ
Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
Verse 176
ﯡﯢﯣﯤ
ﯥ
Penduduk Aikah telah mendustakan para rasul;
Verse 177
ﯦﯧﯨﯩﯪﯫ
ﯬ
ketika Syuaib berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?
Verse 178
ﯭﯮﯯﯰ
ﯱ
Sungguh, aku adalah rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
Verse 179
ﯲﯳﯴ
ﯵ
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;
Verse 180
Dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan itu; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.
Verse 181
Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu merugikan orang lain.
Verse 182
ﰋﰌﰍ
ﰎ
Dan timbanglah dengan timbangan yang benar.
Verse 183
Dan janganlah kamu merugikan manusia dengan mengurangi hak-haknya dan janganlah membuat kerusakan di bumi;
Verse 184
ﭑﭒﭓﭔﭕ
ﭖ
dan bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakan kamu dan umat-umat yang terdahulu.”
Verse 185
ﭗﭘﭙﭚﭛ
ﭜ
Mereka berkata, “Engkau tidak lain hanyalah orang-orang yang kena sihir.
Verse 186
Dan engkau hanyalah manusia seperti kami, dan sesungguhnya kami yakin engkau termasuk orang-orang yang berdusta.
Verse 187
Maka jatuhkanlah kepada kami gumpalan dari langit, jika engkau termasuk orang-orang yang benar.”
Verse 188
ﭱﭲﭳﭴﭵ
ﭶ
Dia (Syuaib) berkata, “Tuhanku lebih mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
Verse 189
Kemudian mereka mendustakannya (Syuaib), lalu mereka ditimpa azab pada hari yang gelap. Sungguh, itulah azab pada hari yang dahsyat.
Verse 190
Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Verse 191
ﮍﮎﮏﮐﮑ
ﮒ
Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
Verse 192
ﮓﮔﮕﮖ
ﮗ
Dan sungguh, (Al-Qur'an) ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan seluruh alam,
Verse 193
ﮘﮙﮚﮛ
ﮜ
Yang dibawa turun oleh ar-Ruh al-Amin (Jibril),
Verse 194
ﮝﮞﮟﮠﮡ
ﮢ
ke dalam hatimu (Muhammad) agar engkau termasuk orang yang memberi peringatan,
Verse 195
ﮣﮤﮥ
ﮦ
dengan bahasa Arab yang jelas.
Verse 196
ﮧﮨﮩﮪ
ﮫ
Dan sungguh, (Al-Qur'an) itu (disebut) dalam kitab-kitab orang yang terdahulu.
Verse 197
Apakah tidak (cukup) menjadi bukti bagi mereka, bahwa para ulama Bani Israil mengetahuinya?
Verse 198
ﯗﯘﯙﯚﯛ
ﯜ
Dan seandainya (Al-Qur'an) itu Kami turunkan kepada sebagian dari golongan bukan Arab,
Verse 199
ﯝﯞﯟﯠﯡﯢ
ﯣ
lalu dia membacakannya kepada mereka (orang-orang kafir); niscaya mereka tidak juga akan beriman kepadanya.
Verse 200
ﯤﯥﯦﯧﯨ
ﯩ
Demikianlah, Kami masukkan (sifat dusta dan ingkar) ke dalam hati orang-orang yang berdosa,
Verse 201
mereka tidak akan beriman kepadanya, hingga mereka melihat azab yang pedih,
Verse 202
ﯲﯳﯴﯵﯶ
ﯷ
maka datang azab kepada mereka secara mendadak, ketika mereka tidak menyadarinya,
Verse 203
ﯸﯹﯺﯻ
ﯼ
lalu mereka berkata, “Apakah kami diberi penangguhan waktu?”
Verse 204
ﯽﯾ
ﯿ
Bukankah mereka yang meminta agar azab Kami dipercepat?
Verse 205
ﰀﰁﰂﰃ
ﰄ
Maka bagaimana pendapatmu jika kepada mereka Kami berikan kenikmatan hidup beberapa tahun,
Verse 206
ﰅﰆﰇﰈﰉ
ﰊ
kemudian datang kepada mereka azab yang diancamkan kepada mereka,
Verse 207
ﭑﭒﭓﭔﭕﭖ
ﭗ
niscaya tidak berguna bagi mereka kenikmatan yang mereka rasakan.
Verse 208
Dan Kami tidak membinasakan sesuatu negeri, kecuali setelah ada orang-orang yang memberi peringatan kepadanya;
Verse 209
ﭠﭡﭢﭣ
ﭤ
untuk (menjadi) peringatan. Dan Kami tidak berlaku zhalim.
Verse 210
ﭥﭦﭧﭨ
ﭩ
Dan (Al-Qur'an) itu tidaklah dibawa turun oleh setan-setan.
Verse 211
ﭪﭫﭬﭭﭮ
ﭯ
Dan tidaklah pantas bagi mereka (Al-Qur'an itu), dan mereka pun tidak akan sanggup.
Verse 212
ﭰﭱﭲﭳ
ﭴ
Sesungguhnya untuk mendengarkannya pun mereka dijauhkan.
Verse 213
Maka janganlah kamu menyeru (menyembah) tuhan selain Allah, nanti kamu termasuk orang-orang yang diazab.
Verse 214
ﭿﮀﮁ
ﮂ
Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu (Muhammad) yang terdekat,
Verse 215
ﮃﮄﮅﮆﮇﮈ
ﮉ
dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang beriman yang mengikutimu.
Verse 216
Kemudian jika mereka mendurhakaimu maka katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan.”
Verse 217
ﮒﮓﮔﮕ
ﮖ
Dan bertawakallah kepada (Allah) Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
Verse 218
ﮗﮘﮙﮚ
ﮛ
Yang melihat engkau ketika engkau berdiri (untuk shalat),
Verse 219
ﮜﮝﮞ
ﮟ
dan (melihat) perubahan gerakan badanmu di antara orang-orang yang sujud.
Verse 220
ﮠﮡﮢﮣ
ﮤ
Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
Verse 221
ﮥﮦﮧﮨﮩﮪ
ﮫ
Maukah Aku beritakan kepadamu, kepada siapa setan-setan itu turun?
Verse 222
ﮬﮭﮮﮯﮰ
ﮱ
Mereka (setan) turun kepada setiap pendusta yang banyak berdosa,
Verse 223
ﯓﯔﯕﯖ
ﯗ
mereka menyampaikan hasil pendengaran mereka, sedangkan kebanyakan mereka orang-orang pendusta.
Verse 224
ﯘﯙﯚ
ﯛ
Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat.
Verse 225
Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah,
Verse 226
ﯤﯥﯦﯧﯨ
ﯩ
dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya)?
Verse 227
Kecuali orang-orang (penyair-penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapat kemenangan setelah terzhalimi (karena menjawab puisi-puisi orang-orang kafir). Dan orang-orang yang zhalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.
تقدم القراءة