23. Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al-Qur`ān yang serupa (ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang,*(763) gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka ketika mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendak. Dan barang siapa yang disesatkan Allah, maka tidak seorang pun yang dapat memberi petunjuk.
____________________
*763). Hukum-hukum, pelajaran dan kisah-kisah itu diulang-ulang disebut dalam Al-Qur`ān agar lebih kuat pengaruhnya dan lebih meresap. Sebagian mufassir mengatakan bahwa maksudnya itu ialah bahwa ayat-ayat Al-Qur`ān itu diulang-ulang membacanya seperti tersebut dalam mukadimah surah Al-Fātiḥah.
____________________
*763). Hukum-hukum, pelajaran dan kisah-kisah itu diulang-ulang disebut dalam Al-Qur`ān agar lebih kuat pengaruhnya dan lebih meresap. Sebagian mufassir mengatakan bahwa maksudnya itu ialah bahwa ayat-ayat Al-Qur`ān itu diulang-ulang membacanya seperti tersebut dalam mukadimah surah Al-Fātiḥah.
الترجمة الإندونيسية - شركة سابق
Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al-Qur`ān yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang1313; gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhan-nya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka pada waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barang siapa yang disesatkan Allah, maka tidak ada seorang pemberi petunjuk baginya.
____________________
1313. Maksud "berulang-ulang" di sini ialah hukum-hukum, pelajaran, dan kisah-kisah itu diulang-ulang menyebutnya dalam Al-Qur`ān, supaya lebih kuat pengaruhnya dan lebih meresap. Sebagian ahli tafsir mengatakan bahwa maksudnya itu ialah bahwa ayat-ayat Al-Qur`ān itu diulangulang membacanya, seperti tersebut dalam mukadimah Surah Al-Fātiḥah.
____________________
1313. Maksud "berulang-ulang" di sini ialah hukum-hukum, pelajaran, dan kisah-kisah itu diulang-ulang menyebutnya dalam Al-Qur`ān, supaya lebih kuat pengaruhnya dan lebih meresap. Sebagian ahli tafsir mengatakan bahwa maksudnya itu ialah bahwa ayat-ayat Al-Qur`ān itu diulangulang membacanya, seperti tersebut dalam mukadimah Surah Al-Fātiḥah.
الترجمة الإندونيسية - المجمع
23. Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Alquran yang serupa (ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang,763) gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka ketika mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan Kitab itu Dia memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barang siapa dibiarkan sesat oleh Allah, maka tidak seorang pun yang dapat memberi petunjuk.
____________________
*763) Hukum-hukum, pelajaran dan kisah-kisah itu diulang-ulang menyebutnya dalam Alquran agar lebih kuat pengaruhnya dan lebih meresap. Sebagian mufasir mengatakan bahwa maksudnya itu ialah bahwa ayat-ayat Alquran itu diulang-ulang membacanya seperti tersebut dalam mukadimah surah Al-Fatihah.
____________________
*763) Hukum-hukum, pelajaran dan kisah-kisah itu diulang-ulang menyebutnya dalam Alquran agar lebih kuat pengaruhnya dan lebih meresap. Sebagian mufasir mengatakan bahwa maksudnya itu ialah bahwa ayat-ayat Alquran itu diulang-ulang membacanya seperti tersebut dalam mukadimah surah Al-Fatihah.
الترجمة الإندونيسية - وزارة الشؤون الإسلامية
23. Allah menurunkan kepada rasul-Nya Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- Al-Qur`ān yang merupakan pembicaraan paling bagus. Allah menurunkannya setara, sebagian darinya menyerupai sebagian yang lain dalam kebenaran, kebaikan, keserasian dan tanpa kontradiksi. Di dalamnya terdapat beragam kisah dan hukum, janji pahala dan ancaman siksa, sifat-sifat pengikut kebenaran dan sifat-sifat pengikut kebatilan, dan lainya. Kulit orang-orang yang takut kepada Rabb mereka menjadi merinding manakala mereka mendengar ancaman dan peringatan di dalamnya, kemudian kulit dan hati mereka melunak untuk mengingat Allah manakala mereka mendengar harapan dan kabar gembira. Al-Qur`ān yang demikian pengaruhnya adalah hidayah Allah yang Dia berikan kepada siapa yang Dia kehendaki. Barangsiapa Allah biarkan dan tidak bimbing kepada hidayah, maka tidak ada pemberi hidayah baginya.
الترجمة الإندونيسية للمختصر في تفسير القرآن الكريم
ٱللَّهُ نَزَّلَ أَحۡسَنَ ٱلۡحَدِيثِ كِتَٰبٗا مُّتَشَٰبِهٗا مَّثَانِيَ تَقۡشَعِرُّ مِنۡهُ جُلُودُ ٱلَّذِينَ يَخۡشَوۡنَ رَبَّهُمۡ ثُمَّ تَلِينُ جُلُودُهُمۡ وَقُلُوبُهُمۡ إِلَىٰ ذِكۡرِ ٱللَّهِۚ ذَٰلِكَ هُدَى ٱللَّهِ يَهۡدِي بِهِۦ مَن يَشَآءُۚ وَمَن يُضۡلِلِ ٱللَّهُ فَمَا لَهُۥ مِنۡ هَادٍ
Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al-Qur'an yang serupa (ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka ketika mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan Kitab itu Dia memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barangsiapa dibiarkan sesat oleh Allah, maka tidak seorang pun yang dapat memberi petunjuk.
Indonesian - Indonesian translation