3. (Yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang kami berikan kepada mereka,*(6)
____________________
*6). Pengertian menginfakkan harta di jalan Allah meliputi belanja untuk kepentingan jihad, pembangunan perguruan, rumah sakit, usaha penyelidikan ilmiah dan lain-lain.
____________________
*6). Pengertian menginfakkan harta di jalan Allah meliputi belanja untuk kepentingan jihad, pembangunan perguruan, rumah sakit, usaha penyelidikan ilmiah dan lain-lain.
الترجمة الإندونيسية - شركة سابق
(yaitu) mereka yang beriman13 kepada yang gaib14, yang mendirikan salat15, dan menafkahkan sebagian rezeki16 yang Kami anugerahkan kepada mereka,
____________________
13. Iman ialah kepercayaan yang teguh yang disertai dengan ketundukan dan penyerahan jiwa. Tanda-tanda adanya iman ialah mengerjakan apa yang dikehendaki oleh iman itu.
14. Hal yang gaib ialah yang tak dapat ditangkap oleh pancaindera. Percaya kepada yang gaib, yaitu mengiktikadkan adanya sesuatu "yang mawjud", yang tidak dapat ditangkap oleh pancaindera karena ada dalil yang menunjukkan kepada adanya, seperti adanya Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā, malaikat-malaikat, hari akhirat, dan sebagainya.
15. Salat (ṣalāt) menurut bahasa Arab berarti doa. Menurut istilah syarak ialah ibadah yang sudah dikenal, yang dimulai dengan takbir dan disudahi dengan salam. Salat dikerjakan untuk membuktikan pengabdian dan kerendahan diri kepada Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā. Mendirikan salat ialah menunaikannya dengan teratur dengan melengkapi syarat-syarat, rukun-rukun, dan adab-adabnya, baik yang lahir ataupun yang batin, seperti khusyuk, memperhatikan apa yang dibaca, dan sebagainya.
16. Rezeki adalah segala yang dapat diambil manfaatnya. Menafkahkan sebagian rezeki ialah memberikan sebagian dari harta yang telah Tuhan rezekikan kepada orang-orang yang disyariatkan agama untuk memberinya, seperti orang-orang fakir, orang-orang miskin, kaum kerabat, anak-anak yatim, dan lain-lain.
____________________
13. Iman ialah kepercayaan yang teguh yang disertai dengan ketundukan dan penyerahan jiwa. Tanda-tanda adanya iman ialah mengerjakan apa yang dikehendaki oleh iman itu.
14. Hal yang gaib ialah yang tak dapat ditangkap oleh pancaindera. Percaya kepada yang gaib, yaitu mengiktikadkan adanya sesuatu "yang mawjud", yang tidak dapat ditangkap oleh pancaindera karena ada dalil yang menunjukkan kepada adanya, seperti adanya Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā, malaikat-malaikat, hari akhirat, dan sebagainya.
15. Salat (ṣalāt) menurut bahasa Arab berarti doa. Menurut istilah syarak ialah ibadah yang sudah dikenal, yang dimulai dengan takbir dan disudahi dengan salam. Salat dikerjakan untuk membuktikan pengabdian dan kerendahan diri kepada Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā. Mendirikan salat ialah menunaikannya dengan teratur dengan melengkapi syarat-syarat, rukun-rukun, dan adab-adabnya, baik yang lahir ataupun yang batin, seperti khusyuk, memperhatikan apa yang dibaca, dan sebagainya.
16. Rezeki adalah segala yang dapat diambil manfaatnya. Menafkahkan sebagian rezeki ialah memberikan sebagian dari harta yang telah Tuhan rezekikan kepada orang-orang yang disyariatkan agama untuk memberinya, seperti orang-orang fakir, orang-orang miskin, kaum kerabat, anak-anak yatim, dan lain-lain.
الترجمة الإندونيسية - المجمع
3. (Yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan salat, dan menginfakkan6) sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka,
____________________
*6) Pengertian menginfakkan harta di jalan Allah meliputi belanja untuk kepentingan jihad, pembangunan perguruan, rumah sakit, riset ilmiah dan lain-lain.
____________________
*6) Pengertian menginfakkan harta di jalan Allah meliputi belanja untuk kepentingan jihad, pembangunan perguruan, rumah sakit, riset ilmiah dan lain-lain.
الترجمة الإندونيسية - وزارة الشؤون الإسلامية
3-4. (Orang-orang yang bertakwa itu adalah) orang-orang yang beriman kepada perkara gaib, yaitu segala sesuatu yang tidak bisa ditangkap oleh panca indera dan tersembunyi, yang diberitakan oleh Allah atau Rasulullah seperti hari Akhir. Dan orang-orang yang mendirikan salat, yakni menunaikannya sesuai ketentuan syariat yang meliputi syarat, rukun, wajib dan sunnahnya. Dan mereka adalah orang-orang yang gemar menginfakkan sebagian rezeki yang mereka terima dari Allah, baik yang sifatnya wajib seperti zakat, maupun yang tidak wajib seperti sedekah, demi mengharap pahala dari Allah. Mereka juga yang beriman kepada wahyu yang Allah turunkan kepadamu –wahai Nabi- dan wahyu yang Dia turunkan kepada para nabi -'alaihimussalām- sebelum kamu, tanpa membeda-bedakan di antara mereka. Dan mereka juga beriman secara tegas akan adanya akhirat beserta ganjaran dan hukuman yang ada di dalamnya.
الترجمة الإندونيسية للمختصر في تفسير القرآن الكريم
ٱلَّذِينَ يُؤۡمِنُونَ بِٱلۡغَيۡبِ وَيُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَمِمَّا رَزَقۡنَٰهُمۡ يُنفِقُونَ
(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan shalat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka,
Indonesian - Indonesian translation