ترجمة معاني سورة الصافات باللغة الإندونيسية من كتاب Indonesian - Indonesian translation

Indonesian - Indonesian translation

آية رقم 1

Surah As-Saaffat (Yang Teratur Berbaris)


Demi (rombongan malaikat) yang berbaris bersaf-saf,
آية رقم 2

demi (rombongan) yang mencegah dengan sungguh-sungguh,
آية رقم 3

demi (rombongan) yang membacakan peringatan,
آية رقم 5

Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbitnya matahari.
آية رقم 6

Sesungguhnya Kami telah menghias langit dunia (yang terdekat), dengan hiasan bintang-bintang.

mereka (setan-setan itu) tidak dapat mendengar (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru,
آية رقم 9

untuk mengusir mereka dan mereka akan mendapat azab yang kekal,
آية رقم 10

kecuali (setan) yang mencuri (pembicaraan); maka ia dikejar oleh bintang yang menyala.

Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekah), “Apakah penciptaan mereka yang lebih sulit ataukah apa yang telah Kami ciptakan itu?” Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat.
آية رقم 12

Bahkan engkau (Muhammad) menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka menghinakan (engkau).
آية رقم 13

Dan apabila mereka diberi peringatan, mereka tidak mengindahkannya.
آية رقم 14

Dan apabila mereka melihat suatu tanda (kebesaran) Allah, mereka memperolok-olokkan.
آية رقم 16

Apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah benar kami akan dibangkitkan (kembali)?
آية رقم 17

dan apakah nenek moyang kami yang telah terdahulu (akan dibangkitkan pula)?”
آية رقم 18

Katakanlah (Muhammad), “Ya, dan kamu akan terhina.”
آية رقم 19

Maka sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan saja; maka seketika itu mereka melihatnya.
آية رقم 20

Dan mereka berkata, “Alangkah celaka kami! (Kiranya) inilah hari pembalasan itu.”
آية رقم 22

(Diperintahkan kepada malaikat), “Kumpulkanlah orang-orang yang zhalim beserta teman sejawat mereka dan apa yang dahulu mereka sembah,
آية رقم 24

Tahanlah mereka (di tempat perhentian), sesungguhnya mereka akan ditanya,
آية رقم 26

Bahkan mereka pada hari itu menyerah (kepada keputusan Allah).
آية رقم 27

Dan sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain saling berbantah-bantahan.
آية رقم 28

Sesungguhnya (pengikut-pengikut) mereka berkata (kepada pemimpin-pemimpin mereka), “Kamulah yang dahulu datang kepada kami dari kanan.”
آية رقم 29

(Pemimpin-pemimpin) mereka menjawab, “(Tidak), bahkan kamulah yang tidak (mau) menjadi orang mukmin,
آية رقم 32

Maka kami telah menyesatkan kamu, sesungguhnya kami sendiri, orang-orang yang sesat.”
آية رقم 33

Maka sesungguhnya mereka pada hari itu bersama-sama merasakan azab.
آية رقم 34

Sungguh, demikianlah Kami memperlakukan terhadap orang-orang yang berbuat dosa.

Sungguh, dahulu apabila dikatakan kepada mereka, “La ilaha illallah” (Tidak ada tuhan selain Allah), mereka menyombongkan diri,
آية رقم 36

dan mereka berkata, “Apakah kami harus meninggalkan sesembahan kami karena seorang penyair gila?”
آية رقم 37

Padahal dia (Muhammad) datang dengan membawa kebenaran dan membenarkan rasul-rasul (sebelumnya).
آية رقم 38

Sungguh, kamu pasti akan merasakan azab yang pedih.
آية رقم 39

Dan kamu tidak diberi balasan melainkan terhadap apa yang telah kamu kerjakan,
آية رقم 40

tetapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa),
آية رقم 41

mereka itu memperoleh rezeki yang sudah ditentukan,
آية رقم 42

(yaitu) buah-buahan. Dan mereka orang yang dimuliakan,
آية رقم 43

di dalam surga-surga yang penuh kenikmatan,
آية رقم 44

(mereka duduk) berhadap-hadapan di atas dipan-dipan.
آية رقم 45

Kepada mereka diedarkan gelas (yang berisi air) dari mata air (surga),
آية رقم 46

(warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum.
آية رقم 48

Dan di sisi mereka ada (bidadari-bidadari) yang bermata indah, dan membatasi pandangannya,
آية رقم 49

seakan-akan mereka adalah telur yang tersimpan dengan baik.
آية رقم 50

Lalu mereka berhadap-hadapan satu sama lain sambil bercakap-cakap.
آية رقم 51

Berkatalah salah seorang di antara mereka, “Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) pernah mempunyai seorang teman,
آية رقم 52

yang berkata, “Apakah sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang membenarkan (hari berbangkit)?
آية رقم 53

Apabila kita telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kita benar-benar (akan dibangkitkan) untuk diberi pembalasan?”
آية رقم 54

Dia berkata, “Maukah kamu meninjau (temanku itu)?”
آية رقم 55

Maka dia meninjaunya, lalu dia melihat (teman)nya itu di tengah-tengah neraka yang menyala-nyala.
آية رقم 56

Dia berkata, “Demi Allah, engkau hampir saja mencelakakanku,
آية رقم 57

dan sekiranya bukan karena nikmat Tuhanku pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret (ke neraka).”
آية رقم 59

Kecuali kematian kita yang pertama saja (di dunia), dan kita tidak akan diazab (di akhirat ini)?”
آية رقم 61

Untuk (kemenangan) serupa ini, hendaklah beramal orang-orang yang mampu beramal.
آية رقم 63

Sungguh, Kami menjadikannya (pohon zaqqum itu) sebagai azab bagi orang-orang zhalim.
آية رقم 66

Maka sungguh, mereka benar-benar memakan sebagian darinya (buah pohon itu), dan mereka memenuhi perutnya dengan buahnya (zaqqum).
آية رقم 67

Kemudian sungguh, setelah makan (buah zaqqum) mereka mendapat minuman yang dicampur dengan air yang sangat panas.
آية رقم 69

Sesungguhnya mereka mendapati nenek moyang mereka dalam keadaan sesat,
آية رقم 70

lalu mereka tergesa-gesa mengikuti jejak (nenek moyang) mereka.
آية رقم 71

Dan sungguh, sebelum mereka (Suku Quraisy), telah sesat sebagian besar dari orang-orang yang dahulu,
آية رقم 72

dan sungguh, Kami telah mengutus (rasul) pemberi peringatan di kalangan mereka.
آية رقم 73

Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu,
آية رقم 74

kecuali hamba-hamba Allah yang disucikan (dari dosa).
آية رقم 75

Dan sungguh, Nuh telah berdoa kepada Kami, maka sungguh, Kamilah sebaik-baik yang memperkenankan doa.
آية رقم 76

Kami telah menyelamatkan dia dan pengikutnya dari bencana yang besar.
آية رقم 77

Dan Kami jadikan anak cucunya orang-orang yang melanjutkan keturunan.
آية رقم 78

Dan Kami abadikan untuk Nuh (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian;
آية رقم 79

”Kesejahteraan (Kami limpahkan) atas Nuh di seluruh alam.”
آية رقم 80

Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
آية رقم 81

Sungguh, dia termasuk di antara hamba-hamba Kami yang beriman.
آية رقم 84

(Ingatlah) ketika dia datang kepada Tuhannya dengan hati yang suci,
آية رقم 85

(ingatlah) ketika dia berkata kepada ayahnya dan kaumnya, “Apakah yang kamu sembah itu?
آية رقم 86

Apakah kamu menghendaki kebohongan dengan sesembahan selain Allah itu?
آية رقم 87

Maka bagaimana anggapanmu terhadap Tuhan seluruh alam?”
آية رقم 89

kemudian dia (Ibrahim) berkata, “Sesungguhnya aku sakit.”
آية رقم 90

Lalu mereka berpaling dari dia dan pergi meninggalkannya.
آية رقم 91

Kemudian dia (Ibrahim) pergi dengan diam-diam kepada berhala-berhala mereka; lalu dia berkata, “Mengapa kamu tidak makan?
آية رقم 93

Lalu dihadapinya (berhala-berhala) itu sambil memukulnya dengan tangan kanannya.
آية رقم 94

Kemudian mereka (kaumnya) datang bergegas kepadanya.
آية رقم 95

Dia (Ibrahim) berkata, “Apakah kamu menyembah patung-patung yang kamu pahat itu?
آية رقم 96

Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu.”
آية رقم 97

Mereka berkata, “Buatlah bangunan (perapian) untuknya (membakar Ibrahim); lalu lemparkan dia ke dalam api yang menyala-nyala itu.”
آية رقم 98

Maka mereka bermaksud memperdayainya dengan (membakar)nya, (namun Allah menyelamatkannya), lalu Kami jadikan mereka orang-orang yang hina.
آية رقم 99

Dan dia (Ibrahim) berkata, “Sesungguhnya aku harus pergi (menghadap) kepada Tuhanku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku.
آية رقم 100

Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang yang shalih.”
آية رقم 101

Maka Kami beri kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang sangat sabar (Ismail).

Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, “Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.”
آية رقم 103

Maka ketika keduanya telah berserah diri dan dia (Ibrahim) membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (untuk melaksanakan perintah Allah).
آية رقم 104

Lalu Kami panggil dia, “Wahai Ibrahim!
آية رقم 105

sungguh, engkau telah membenarkan mimpi itu.” Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
آية رقم 107

Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.
آية رقم 108

Dan Kami abadikan untuk Ibrahim (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,
آية رقم 109

”Selamat sejahtera bagi Ibrahim.”
آية رقم 110

Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
آية رقم 111

Sungguh, dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
آية رقم 112

Dan Kami beri dia kabar gembira dengan (kelahiran) Ishak seorang nabi yang termasuk orang-orang yang shalih.

Dan Kami limpahkan keberkahan kepadanya dan kepada Ishak. Dan di antara keturunan keduanya ada yang berbuat baik dan ada (pula) yang terang-terangan berbuat zhalim terhadap dirinya sendiri.
آية رقم 114

Dan sungguh, Kami telah melimpahkan nikmat kepada Musa dan Harun.
آية رقم 115

Dan Kami selamatkan keduanya dan kaumnya dari bencana yang besar,
آية رقم 116

dan Kami tolong mereka, sehingga jadilah mereka orang-orang yang menang.
آية رقم 117

Dan Kami berikan kepada keduanya Kitab yang sangat jelas,
آية رقم 118

dan Kami tunjukkan keduanya jalan yang lurus.
آية رقم 119

Dan Kami abadikan untuk keduanya (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,
آية رقم 121

Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
آية رقم 122

Sungguh, keduanya termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
آية رقم 123

Dan sungguh, Ilyas benar-benar termasuk salah seorang rasul.
آية رقم 124

(Ingatlah) ketika dia berkata kepada kaumnya, “Mengapa kamu tidak bertakwa?
آية رقم 125

Patutkah kamu menyembah Ba’l dan kamu tinggalkan (Allah) sebaik-baik pencipta.
آية رقم 126

(Yaitu) Allah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu yang terdahulu?”
آية رقم 127

Tetapi mereka mendustakannya (Ilyas), maka sungguh, mereka akan diseret (ke neraka),
آية رقم 128

kecuali hamba-hamba Allah yang disucikan (dari dosa),
آية رقم 129

Dan Kami abadikan untuk Ilyas (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian.
آية رقم 131

Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
آية رقم 132

Sungguh, dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
آية رقم 133

Dan sungguh, Luth benar-benar termasuk salah seorang rasul.
آية رقم 134

(Ingatlah) ketika Kami telah menyelamatkan dia dan pengikutnya semua,
آية رقم 135

kecuali seorang perempuan tua (istrinya) bersama-sama orang yang tinggal (di kota).
آية رقم 136

Kemudian Kami binasakan orang-orang yang lain.
آية رقم 137

Dan sesungguhnya kamu (penduduk Mekah) benar-benar akan melalui (bekas-bekas) mereka pada waktu pagi,
آية رقم 138

dan pada waktu malam. Maka mengapa kamu tidak mengerti?
آية رقم 139

Dan sungguh, Yunus benar-benar termasuk salah seorang rasul,
آية رقم 141

kemudian dia ikut diundi ternyata dia termasuk orang-orang yang kalah (dalam undian).
آية رقم 142

Maka dia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela.
آية رقم 143

Maka sekiranya dia tidak termasuk orang yang banyak berdzikir (bertasbih) kepada Allah,
آية رقم 144

niscaya dia akan tetap tinggal di perut (ikan itu) sampai hari kebangkitan.
آية رقم 145

Kemudian Kami lemparkan dia ke daratan yang tandus, sedang dia dalam keadaan sakit.
آية رقم 146

Kemudian untuk dia Kami tumbuhkan sebatang pohon dari jenis labu.
آية رقم 148

sehingga mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu tertentu.
آية رقم 149

Maka tanyakanlah (Muhammad) kepada mereka (orang-orang kafir Mekah), “Apakah anak-anak perempuan itu untuk Tuhanmu sedangkan untuk mereka anak-anak laki-laki?”
آية رقم 150

atau apakah Kami menciptakan malaikat-malaikat berupa perempuan sedangkan mereka menyaksikan(nya)?
آية رقم 151

Ingatlah, sesungguhnya di antara kebohongannya mereka benar-benar mengatakan,
آية رقم 152

”Allah mempunyai anak.” Dan sungguh, mereka benar-benar pendusta,
آية رقم 153

apakah Dia (Allah) memilih anak-anak perempuan daripada anak-anak laki-laki?
آية رقم 154

Mengapa kamu ini? Bagaimana (caranya) kamu menetapkan?
آية رقم 155

Maka mengapa kamu tidak memikirkan?
آية رقم 157

(Kalau begitu) maka bawalah kitabmu jika kamu orang yang benar.

Dan mereka mengadakan (hubungan) nasab (keluarga) antara Dia (Allah) dan jin. Dan sungguh, jin telah mengetahui bahwa mereka pasti akan diseret (ke neraka),
آية رقم 160

kecuali hamba-hamba Allah yang disucikan (dari dosa).
آية رقم 161

Maka sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah itu,
آية رقم 162

tidak akan dapat menyesatkan (seseorang) terhadap Allah,
آية رقم 164

Dan tidak satu pun di antara kami (malaikat) melainkan masing-masing mempunyai kedudukan tertentu,
آية رقم 165

dan sesungguhnya kami selalu teratur dalam barisan (dalam melaksanakan perintah Allah).
آية رقم 166

Dan sungguh, kami benar-benar terus bertasbih (kepada Allah).
آية رقم 167

Dan sesungguhnya mereka (orang kafir Mekah) benar-benar pernah berkata,
آية رقم 168

”Sekiranya di sisi kami ada sebuah kitab dari (kitab-kitab yang diturunkan) kepada orang-orang dahulu,
آية رقم 169

tentu kami akan menjadi hamba Allah yang disucikan (dari dosa).”
آية رقم 170

Tetapi ternyata mereka mengingkarinya (Al-Qur'an); maka kelak mereka akan mengetahui (akibat keingkarannya itu).
آية رقم 171

Dan sungguh, janji Kami telah tetap bagi hamba-hamba Kami yang menjadi rasul,
آية رقم 172

(yaitu) mereka itu pasti akan mendapat pertolongan.
آية رقم 173

Dan sesungguhnya bala tentara Kami itulah yang pasti menang.
آية رقم 174

Maka berpalinglah engkau (Muhammad) dari mereka sampai waktu tertentu,
آية رقم 175

dan perlihatkanlah kepada mereka, maka kelak mereka akan melihat (azab itu).
آية رقم 176

Maka apakah mereka meminta agar azab Kami disegerakan?
آية رقم 177

Maka apabila (siksaan) itu turun di halaman mereka, maka sangat buruklah pagi hari bagi orang-orang yang diperingatkan itu.
آية رقم 178

Dan berpalinglah engkau dari mereka sampai waktu tertentu.
آية رقم 179

Dan perlihatkanlah, maka kelak mereka akan melihat (azab itu).
آية رقم 181

Dan selamat sejahtera bagi para rasul.
تقدم القراءة