ترجمة معاني سورة الشعراء باللغة الإندونيسية من كتاب Indonesian - Indonesian translation

Indonesian - Indonesian translation

آية رقم 1

Surah Asy-Syu’araa (Para Penyair)


Tha Sin Mim
آية رقم 3

Boleh jadi engkau (Muhammad) akan membinasakan dirimu (dengan kesedihan), karena mereka (penduduk Mekah) tidak beriman.

Jika Kami menghendaki, niscaya Kami turunkan kepada mereka mukjizat dari langit, yang akan membuat tengkuk mereka tunduk dengan rendah hati kepadanya.

Dan setiap kali disampaikan kepada mereka suatu peringatan baru (ayat Al-Qur'an yang diturunkan) dari Tuhan Yang Maha Pengasih, mereka selalu berpaling darinya.
آية رقم 6

Sungguh, mereka telah mendustakan (Al-Qur'an), maka kelak akan datang kepada mereka (kebenaran) berita-berita mengenai apa (azab) yang dulu mereka perolok-olokkan.
آية رقم 10

Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu menyeru Musa (dengan firman-Nya), “Datangilah kaum yang zhalim itu,
آية رقم 12

Dia (Musa) berkata, “Ya Tuhanku, sungguh, aku takut mereka akan mendustakan aku,
آية رقم 14

Sebab aku berdosa terhadap mereka, maka aku takut mereka akan membunuhku.”

(Allah) berfirman, “Jangan takut (mereka tidak akan dapat membunuhmu)! Maka pergilah kamu berdua dengan membawa ayat-ayat Kami (mukjizat-mukjizat); sungguh, Kami bersamamu mendengarkan (apa yang mereka katakan),
آية رقم 16

maka datanglah kamu berdua kepada Fir‘aun dan katakan, “Sesungguhnya kami adalah rasul-rasul Tuhan seluruh alam,

Dia (Fir‘aun) menjawab, “Bukankah kami telah mengasuhmu dalam lingkungan (keluarga) kami, waktu engkau masih kanak-kanak dan engkau tinggal bersama kami beberapa tahun dari umurmu.
آية رقم 19

Dan engkau (Musa) telah melakukan (kesalahan dari) perbuatan yang telah engkau lakukan dan engkau termasuk orang yang tidak tahu berterima kasih.”
آية رقم 20

Dia (Musa) berkata, “Aku telah melakukannya, dan ketika itu aku termasuk orang yang khilaf.

Lalu aku lari darimu karena aku takut kepadamu, kemudian Tuhanku menganugerahkan ilmu kepadaku serta Dia menjadikan aku salah seorang di antara rasul-rasul.
آية رقم 22

Dan itulah kebaikan yang telah engkau berikan kepadaku, (sementara) itu engkau telah memperbudak Bani Israil.”

Dia (Musa) menjawab, “Tuhan pencipta langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya (itulah Tuhanmu), jika kamu mempercayai-Nya.”
آية رقم 25

Dia (Fir‘aun) berkata kepada orang-orang di sekelilingnya, “Apakah kamu tidak mendengar (apa yang dikatakannya)?”
آية رقم 26

Dia (Musa) berkata, “(Dia) Tuhanmu dan juga Tuhan nenek moyangmu terdahulu.”
آية رقم 27

Dia (Fir‘aun) berkata, “Sungguh, Rasulmu yang diutus kepada kamu benar-benar orang gila.”

Dia (Musa) berkata, “(Dialah) Tuhan (yang menguasai) timur dan barat dan apa yang ada di antara keduanya; jika kamu mengerti.”
آية رقم 29

Dia (Fir‘aun) berkata, “Sungguh, jika engkau menyembah Tuhan selain aku, pasti aku masukkan engkau ke dalam penjara.”
آية رقم 30

Dia (Musa) berkata, “Apakah (engkau akan melakukan itu) sekalipun aku tunjukkan kepadamu sesuatu (bukti) yang nyata?”
آية رقم 31

Dia (Fir‘aun) berkata, “Tunjukkan sesuatu (bukti yang nyata) itu, jika engkau termasuk orang yang benar!”
آية رقم 32

Maka dia (Musa) melemparkan tongkatnya, tiba-tiba tongkat itu menjadi ular besar yang sebenarnya.
آية رقم 33

Dan dia mengeluarkan tangannya (dari dalam bajunya), tiba-tiba tangan itu menjadi putih (bercahaya) bagi orang-orang yang melihatnya.
آية رقم 34

Dia (Fir‘aun) berkata kepada para pemuka di sekelilingnya, “Sesungguhnya dia (Musa) ini pasti seorang pesihir yang pandai,
آية رقم 36

Mereka menjawab, “Tahanlah (untuk sementara) dia dan saudaranya, dan utuslah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan (pesihir),
آية رقم 37

niscaya mereka akan mendatangkan semua pesihir yang pandai kepadamu.”
آية رقم 38

Lalu dikumpulkanlah para pesihir pada waktu (yang ditetapkan) pada hari yang telah ditentukan,
آية رقم 39

dan diumumkan kepada orang banyak, “Berkumpullah kamu semua,

Maka ketika para pesihir datang, mereka berkata kepada Fir‘aun, “Apakah kami benar-benar akan mendapat imbalan yang besar jika kami yang menang?”
آية رقم 42

Dia (Fir‘aun) menjawab, “Ya, dan bahkan kamu pasti akan mendapat kedudukan yang dekat (kepadaku).”

Lalu mereka melemparkan tali temali dan tongkat-tongkat mereka seraya berkata, “Demi kekuasaan Fir‘aun, pasti kamilah yang akan menang.”
آية رقم 45

Kemudian Musa melemparkan tongkatnya, maka tiba-tiba ia menelan benda-benda palsu yang mereka ada-adakan itu.
آية رقم 46

Maka menyungkurlah para pesihir itu, bersujud.
آية رقم 47

Mereka berkata, “Kami beriman kepada Tuhan seluruh alam,

Dia (Fir‘aun) berkata, “Mengapa kamu beriman kepada Musa sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya dia pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu. Nanti kamu pasti akan tahu (akibat perbuatanmu). Pasti akan kupotong tangan dan kakimu bersilang dan sungguh, akan kusalib kamu semuanya.”

Sesungguhnya kami sangat menginginkan sekiranya Tuhan kami akan mengampuni kesalahan kami, karena kami menjadi orang yang pertama-tama beriman.”

Dan Kami wahyukan (perintahkan) kepada Musa, “Pergilah pada malam hari dengan membawa hamba-hamba-Ku (Bani Israil), sebab pasti kamu akan dikejar.”
آية رقم 53

Kemudian Fir‘aun mengirimkan orang ke kota-kota (untuk mengumpulkan bala tentaranya).
آية رقم 54

(Fir‘aun berkata), “Sesungguhnya mereka (Bani Israil) hanya sekelompok kecil,
آية رقم 55

dan sesungguhnya mereka telah berbuat hal-hal yang menimbulkan amarah kita,
آية رقم 56

dan sesungguhnya kita semua tanpa kecuali harus selalu waspada.”
آية رقم 57

Kemudian, Kami keluarkan mereka (Fir‘aun dan kaumnya) dari taman-taman dan mata air,
آية رقم 58

dan (dari) harta kekayaan dan kedudukan yang mulia,
آية رقم 59

demikianlah, dan Kami anugerahkan semuanya (itu) kepada Bani Israil.
آية رقم 60

Lalu (Fir‘aun dan bala tentaranya) dapat menyusul mereka pada waktu matahari terbit.
آية رقم 61

Maka ketika kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa, “Kita benar-benar akan tersusul.”
آية رقم 62

Dia (Musa) menjawab, “Sekali-kali tidak akan (tersusul); sesungguhnya Tuhanku bersamaku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku.”
آية رقم 64

Dan di sanalah Kami dekatkan golongan yang lain.
آية رقم 66

Kemudian Kami tenggelamkan golongan yang lain.

Sungguh, pada yang demikian itu terdapat suatu tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
آية رقم 68

Dan sesungguhnya Tuhanmu Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
آية رقم 70

Ketika dia (Ibrahim) berkata kepada ayahnya dan kaumnya, “Apakah yang kamu sembah?”
آية رقم 71

Mereka menjawab, “Kami menyembah berhala-berhala dan kami senantiasa tekun menyembahnya.”
آية رقم 72

Dia (Ibrahim) berkata, “Apakah mereka mendengarmu ketika kamu berdoa (kepadanya)?
آية رقم 73

Atau (dapatkah) mereka memberi manfaat atau mencelakakan kamu?”
آية رقم 74

Mereka menjawab, “Tidak, tetapi kami dapati nenek moyang kami berbuat begitu.”
آية رقم 75

Dia (Ibrahim) berkata, “Apakah kamu memperhatikan apa yang kamu sembah,
آية رقم 76

kamu dan nenek moyang kamu yang terdahulu?
آية رقم 77

Sesungguhnya mereka (apa yang kamu sembah) itu musuhku, lain halnya Tuhan seluruh alam,
آية رقم 78

(yaitu) Yang telah menciptakan aku, maka Dia yang memberi petunjuk kepadaku,
آية رقم 80

dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku,
آية رقم 81

dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali),
آية رقم 83

(Ibrahim berdoa), “Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku ilmu dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang shalih,
آية رقم 84

dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian,
آية رقم 85

dan jadikanlah aku termasuk orang yang mewarisi surga yang penuh kenikmatan,
آية رقم 87

dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan,
آية رقم 90

dan surga didekatkan kepada orang-orang yang bertakwa,
آية رقم 91

dan neraka Jahim diperlihatkan dengan jelas kepada orang-orang yang sesat,”
آية رقم 92

dan dikatakan kepada mereka, “Di mana berhala-berhala yang dahulu kamu sembah,
آية رقم 94

Maka mereka (sesembahan itu) dijungkirkan ke dalam neraka bersama orang-orang yang sesat,
آية رقم 96

Mereka berkata sambil bertengkar di dalamnya (neraka),
آية رقم 97

”Demi Allah, sesungguhnya kita dahulu (di dunia) dalam kesesatan yang nyata,
آية رقم 98

karena kita mempersamakan kamu (berhala-berhala) dengan Tuhan seluruh alam.
آية رقم 99

Dan tidak ada yang menyesatkan kita kecuali orang-orang yang berdosa.
آية رقم 100

Maka sehingga (sekarang) kita tidak mempunyai pemberi syafaat (penolong),
آية رقم 101

dan tidak pula mempunyai teman yang akrab,
آية رقم 102

Maka seandainya kita dapat kembali (ke dunia) niscaya kita menjadi orang-orang yang beriman.”
آية رقم 104

Dan sungguh, Tuhanmu benar-benar Dialah Mahaperkasa, Maha Penyayang.
آية رقم 107

Sesungguhnya aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
آية رقم 108

Maka bertakwalah kamu kepada Allah dan taatlah kepadaku.
آية رقم 110

Maka bertakwalah kamu kepada Allah dan taatlah kepadaku.”
آية رقم 111

Mereka berkata, “Apakah kami harus beriman kepadamu, padahal pengikut-pengikutmu orang-orang yang hina?”
آية رقم 112

Dia (Nuh) menjawab, “Tidak ada pengetahuanku tentang apa yang mereka kerjakan.
آية رقم 114

Dan aku tidak akan mengusir orang-orang yang beriman.
آية رقم 116

Mereka berkata, “Wahai Nuh! Sungguh, jika engkau tidak (mau) berhenti, niscaya engkau termasuk orang yang dirajam (dilempari batu sampai mati).”
آية رقم 117

Dia (Nuh) berkata, “Ya Tuhanku, sungguh kaumku telah mendustakan aku;
آية رقم 119

Kemudian Kami menyelamatkannya Nuh dan orang-orang yang bersamanya di dalam kapal yang penuh muatan.
آية رقم 120

Kemudian setelah itu Kami tenggelamkan orang-orang yang tinggal.
آية رقم 121

Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
آية رقم 122

Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
آية رقم 123

(Kaum) ‘Ad telah mendustakan para rasul.
آية رقم 125

Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
آية رقم 126

karena itu bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
آية رقم 128

Apakah kamu mendirikan istana-istana pada setiap tanah yang tinggi untuk kemegahan tanpa ditempati,
آية رقم 129

dan kamu membuat benteng-benteng dengan harapan kamu hidup kekal?
آية رقم 130

Dan apabila kamu menyiksa, maka kamu lakukan secara kejam dan bengis.
آية رقم 131

Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku,
آية رقم 132

dan tetaplah kamu bertakwa kepada-Nya yang telah menganugerahkan kepadamu apa yang kamu ketahui.
آية رقم 133

Dia (Allah) telah menganugerahkan kepadamu hewan ternak dan anak-anak,
آية رقم 134

dan kebun-kebun, dan mata air,
آية رقم 137

(agama kami) ini tidak lain hanyalah adat kebiasaan orang-orang terdahulu,
آية رقم 138

dan kami (sama sekali) tidak akan diazab.”

Maka mereka mendustakannya (Hud), lalu Kami binasakan mereka. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
آية رقم 140

Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
آية رقم 141

Kaum Tsamud telah mendustakan para rasul.
آية رقم 143

Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
آية رقم 144

karena itu bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
آية رقم 146

Apakah kamu (mengira) akan dibiarkan tinggal di sini (di negeri kamu ini) dengan aman,
آية رقم 148

dan tanaman-tanaman dan pohon-pohon kurma yang mayangnya lembut.
آية رقم 149

Dan kamu pahat dengan terampil sebagian gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah;
آية رقم 150

maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;
آية رقم 151

dan janganlah kamu menaati perintah orang-orang yang melampaui batas,
آية رقم 153

Mereka berkata, “Sungguh, engkau hanyalah termasuk orang yang kena sihir;
آية رقم 155

Dia (Shalih) menjawab, “Ini seekor unta betina, yang berhak mendapatkan (giliran) minum, dan kamu juga berhak mendapatkan minum pada hari yang ditentukan.
آية رقم 156

Dan jangan kamu menyentuhnya (unta itu) dengan sesuatu kejahatan, nanti kamu akan ditimpa azab pada hari yang dahsyat.”
آية رقم 157

Kemudian mereka membunuhnya, lalu mereka merasa menyesal,
آية رقم 159

Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
آية رقم 162

Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
آية رقم 163

maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
آية رقم 165

Mengapa kamu mendatangi jenis laki-laki di antara manusia (berbuat homoseks),
آية رقم 167

Mereka menjawab, “Wahai Luth! Jika engkau tidak berhenti, engkau termasuk orang-orang yang terusir.”
آية رقم 168

Dia (Luth) berkata, “Aku sungguh benci kepada perbuatanmu.”
آية رقم 169

(Luth berdoa), “Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dan keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan.”
آية رقم 170

Lalu Kami selamatkan dia bersama keluarganya semua,
آية رقم 171

kecuali seorang perempuan tua (istrinya), yang termasuk dalam golongan yang tinggal.
آية رقم 173

Dan Kami hujani mereka (dengan hujan batu), maka betapa buruk hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu.
آية رقم 175

Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
آية رقم 178

Sungguh, aku adalah rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
آية رقم 179

maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;
آية رقم 182

Dan timbanglah dengan timbangan yang benar.
آية رقم 184

dan bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakan kamu dan umat-umat yang terdahulu.”
آية رقم 185

Mereka berkata, “Engkau tidak lain hanyalah orang-orang yang kena sihir.
آية رقم 186

Dan engkau hanyalah manusia seperti kami, dan sesungguhnya kami yakin engkau termasuk orang-orang yang berdusta.
آية رقم 188

Dia (Syuaib) berkata, “Tuhanku lebih mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
آية رقم 190

Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
آية رقم 191

Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
آية رقم 192

Dan sungguh, (Al-Qur'an) ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan seluruh alam,
آية رقم 194

ke dalam hatimu (Muhammad) agar engkau termasuk orang yang memberi peringatan,
آية رقم 196

Dan sungguh, (Al-Qur'an) itu (disebut) dalam kitab-kitab orang yang terdahulu.
آية رقم 198

Dan seandainya (Al-Qur'an) itu Kami turunkan kepada sebagian dari golongan bukan Arab,
آية رقم 199

lalu dia membacakannya kepada mereka (orang-orang kafir); niscaya mereka tidak juga akan beriman kepadanya.
آية رقم 200

Demikianlah, Kami masukkan (sifat dusta dan ingkar) ke dalam hati orang-orang yang berdosa,
آية رقم 202

maka datang azab kepada mereka secara mendadak, ketika mereka tidak menyadarinya,
آية رقم 203

lalu mereka berkata, “Apakah kami diberi penangguhan waktu?”
آية رقم 204

Bukankah mereka yang meminta agar azab Kami dipercepat?
آية رقم 205

Maka bagaimana pendapatmu jika kepada mereka Kami berikan kenikmatan hidup beberapa tahun,
آية رقم 206

kemudian datang kepada mereka azab yang diancamkan kepada mereka,
آية رقم 208

Dan Kami tidak membinasakan sesuatu negeri, kecuali setelah ada orang-orang yang memberi peringatan kepadanya;
آية رقم 209

untuk (menjadi) peringatan. Dan Kami tidak berlaku zhalim.
آية رقم 210

Dan (Al-Qur'an) itu tidaklah dibawa turun oleh setan-setan.
آية رقم 211

Dan tidaklah pantas bagi mereka (Al-Qur'an itu), dan mereka pun tidak akan sanggup.
آية رقم 212

Sesungguhnya untuk mendengarkannya pun mereka dijauhkan.
آية رقم 214

Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu (Muhammad) yang terdekat,
آية رقم 215

dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang beriman yang mengikutimu.
آية رقم 216

Kemudian jika mereka mendurhakaimu maka katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan.”
آية رقم 217

Dan bertawakallah kepada (Allah) Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
آية رقم 218

Yang melihat engkau ketika engkau berdiri (untuk shalat),
آية رقم 219

dan (melihat) perubahan gerakan badanmu di antara orang-orang yang sujud.
آية رقم 222

Mereka (setan) turun kepada setiap pendusta yang banyak berdosa,
آية رقم 223

mereka menyampaikan hasil pendengaran mereka, sedangkan kebanyakan mereka orang-orang pendusta.
آية رقم 224

Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat.
آية رقم 226

dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya)?

Kecuali orang-orang (penyair-penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapat kemenangan setelah terzhalimi (karena menjawab puisi-puisi orang-orang kafir). Dan orang-orang yang zhalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.
تقدم القراءة