ترجمة معاني سورة القلم باللغة الإندونيسية من كتاب الترجمة الإندونيسية - شركة سابق

شركة سابق

الترجمة الإندونيسية - شركة سابق

شركة سابق

آية رقم 2
2. dengan karunia Tuhanmu engkau (Muhammad) bukanlah orang gila.
آية رقم 3
3. Dan sesungguhnya engkau pasti mendapat pahala yang besar yang tidak putus-putusnya.
آية رقم 4
4. Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang luhur.
آية رقم 5
5. Maka kelak engkau akan melihat dan mereka (orang-orang kafir) pun akan melihat,
آية رقم 6
6. Siapa di antara kamu yang gila?
7. Sungguh, Tuhanmu, Dialah yang paling mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya; dan Dialah yang paling mengetahui siapa orang yang mendapat petunjuk.
آية رقم 8
8. Maka janganlah engkau patuhi orang-orang yang mendustakan (ayat-ayat Allah).
آية رقم 9
9. Mereka menginginkan agar engkau bersikap lunak maka mereka bersikap lunak (pula).
آية رقم 10
10. Dan janganlah engkau patuhi setiap orang yang suka bersumpah dan suka menghina,
آية رقم 11
11. Suka mencela, yang kian kemari menyebarkan fitnah,
آية رقم 12
12. Yang merintangi segala yang baik, yang melampaui batas dan banyak dosa,
آية رقم 13
13. Yang bertabiat kasar, selain itu juga terkenal kejahatannya,
آية رقم 14
14. Karena dia kaya dan banyak anak.*(845)
____________________
*845). Orang yang mempunyai anak dan kaya lebih mudah mendapat pengikut. Tetapi jika dia mempunyai sifat-sifat seperti tersebut pada ayat 13 tidak boleh diikuti.
آية رقم 15
15. Apabila ayat-ayat Kami dibacakan kepadanya, dia berkata, "(Ini adalah) dongeng-dongeng orang dahulu.”
آية رقم 16
16. Kelak dia akan Kami beri tanda pada belalai(nya).*(846)
____________________
*846). Yang dimaksud dengan “belalai” di sini ialah hidung. Dipakai kata belalai di sini sebagai penghinaan.
17. Sungguh, Kami telah menguji mereka (orang musyrik Mekkah) sebagaimana Kami telah menguji pemilik-pemilik kebun, ketika mereka bersumpah pasti akan memetik (hasil)nya pada pagi hari,
آية رقم 18
18. Tetapi mereka tidak mengecualikan (dengan mengucapkan, “Insya Allah”).
آية رقم 19
19. Lalu kebun itu ditimpa bencana (yang datang) dari Tuhanmu ketika mereka sedang tidur.
آية رقم 20
20. Maka jadilah kebun itu hitam seperti malam yang gelap gulita,*(847)
____________________
*847). Maka terbakarlah kebun itu dan tinggallah arang-arangnya yang hitam seperti malam.
آية رقم 21
21. lalu pada pagi hari mereka saling memanggil,
آية رقم 23
23. Maka mereka pun berangkat sambil berbisik-bisik,
آية رقم 24
24. “Pada hari ini jangan sampai ada orang miskin masuk ke dalam kebunmu.”
آية رقم 25
25. Dan berangkatlah mereka di pagi hari dengan niat menghalangi (orang-orang miskin) padahal mereka mampu (menolongnya).
آية رقم 26
26. Maka ketika mereka melihat kebun itu, mereka berkata, "Sungguh, kita ini benar-benar orang-orang yang sesat,
آية رقم 27
27. Bahkan kita tidak memperoleh apa pun.”
آية رقم 28
28. Berkatalah seorang yang paling bijak di antara mereka, “Bukankah aku telah mengatakan kepadamu, mengapa kamu tidak bertasbih (kepada Tuhanmu).”
____________________
*848). Mensyukuri nikmat-Nya dan tidak meniatkan sesuatu yang bertentangan dengan perintah Allah seperti: meniatkan tidak akan memberi fakir miskin.
آية رقم 29
29. Mereka mengucapkan, “Mahasuci Tuhan kami, sungguh, kami adalah orang-orang yang zalim.”
آية رقم 31
31. Mereka berkata, "Celaka kita! Sesungguhnya kita orang-orang yang melampaui batas.
32. Mudah-mudahan Tuhan memberikan ganti kepada kita dengan (kebun) yang lebih baik daripada yang ini, sungguh, kita mengharapkan ampunan dari Tuhan kita.
33. Seperti itulah azab (di dunia). Dan sungguh, azab akhirat lebih besar sekiranya mereka mengetahui.*(849)
____________________
*849). Allah menerangkan bahwa Dia menguji penduduk Mekkah dengan menganugerahi nikmat yang banyak untuk mengetahui apakah mereka bersyukur atau tidak, sebagaimana Allah telah menguji pemilik-pemilik kebun. Akhirnya pemilik kebun itu insaf dan bertaubat kepada Allah. Demikian pula penduduk Mekkah yang kemudian menjadi insaf dan masuk Islam berbondong-bondong setelah penaklukan Mekkah.
آية رقم 34
34. Sungguh, bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya.
آية رقم 35
35. Apakah patut Kami memperlakukan orang-orang Islam itu seperti orang-orang yang berdosa (orang kafir)?*(850)
____________________
*850). Maksudnya, sama tentang balasan yang disediakan Allah untuk mereka masing-masing.
آية رقم 36
36. Mengapa kamu (berbuat demikian)? Bagaimana kamu mengambil keputusan?
آية رقم 37
37. Atau apakah kamu mempunyai kitab (yang diturunkan Allah) yang kamu pelajari?
آية رقم 38
38. Sesungguhnya kamu dapat memilih apa saja yang ada di dalamnya.
39. Atau apakah kamu memperoleh (janji-janji yang diperkuat dengan) sumpah dari Kami, yang tetap berlaku sampai hari Kiamat; bahwa kamu dapat mengambil keputusan (sekehendakmu)?
آية رقم 40
40. Tanyakanlah kepada mereka, “Siapakah di antara mereka yang bertanggung jawab terhadap (keputusan yang diambil itu)?”
آية رقم 41
41. Atau apakah mereka mempunyai sekutu-sekutu? Kalau begitu, hendaklah mereka mendatangkan sekutu-sekutunya jika mereka orang yang benar.
42. (Ingatlah) pada hari ketika betis disingkapkan*(851) dan mereka diseru untuk bersujud; maka mereka tidak mampu,**(852)
____________________
*851). Menggambarkan keadaan orang yang sedang ketakutan yang hendak lari karena hebatnya huru-hara hari Kiamat. **852). Mereka diminta sujud untuk menguji keimanan mereka padahal mereka tidak sanggup lagi karena persendian tulang-tulang mereka telah lemah dan azab sudah mengepung mereka.
43. Pandangan mereka tertunduk ke bawah, diliputi kehinaan. Dan sungguh, dahulu (di dunia) mereka telah diseru untuk bersujud waktu mereka sehat (tetapi mereka tidak melakukan).
44. Maka serahkanlah kepada-Ku (urusannya) dan orang-orang yang mendustakan perkataan ini (Al-Qur`ān). Kelak akan Kami hukum mereka berangsur-angsur dari arah yang tidak mereka ketahui,
آية رقم 45
45. Dan Aku memberi tenggang waktu kepada mereka. Sungguh, rencana-Ku sangat teguh.
آية رقم 46
46. Ataukah engkau (Muhammad) meminta imbalan kepada mereka, sehingga mereka dibebani dengan hutang?
آية رقم 47
47. Ataukah mereka mengetahui yang gaib, lalu mereka menuliskannya?
48. Maka bersabarlah engkau (Muhammad) terhadap ketetapan Tuhanmu, dan janganlah engkau seperti (Yunus) orang yang berada dalam (perut) ikan ketika dia berdoa dengan hati sedih.
49. Sekiranya dia tidak segera mendapat nikmat dari Tuhannya, pastilah dia dicampakkan ke tanah tandus dalam keadaan tercela.
آية رقم 50
50. Lalu Tuhannya memilihnya dan menjadikannya termasuk orang yang salih.
51. Dan sungguh, orang-orang kafir itu hampir-hampir menggelincirkanmu dengan pandangan mata mereka, ketika mereka mendengar Al-Qur`ān dan mereka berkata, "Dia (Muhammad) itu benar-benar orang gila.”*(853)
____________________
853). Menurut kebiasaan yang terjadi di tanah Arab, seseorang dapat membinasakan hewan atau manusia dengan menunjukkan pandangannya yang tajam. Hal ini hendak dilakukan pula kepada Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, tetapi Allah memeliharanya, sehingga terhindar dari bahaya itu, sebagaimana dijanjikan Allah dalam Al-Mā’idah ayat 67. Kekuatan pandangan mata itu pada masa sekarang dikenal dengan hipnotis.
آية رقم 52
52. Padahal Al-Qur`ān itu tidak lain adalah peringatan bagi seluruh alam.
تقدم القراءة